Sambut Hari Anak Nasional, Kompetisi Brain Gym Latih Motorik dan Daya Pikir Anak
Joseph Wesly July 16, 2026 05:50 PM

 

TRIBUNBEKASI.COM– Kompetisi Brain Gym menjadi salah satu kegiatan edukatif yang digelar dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 2026.

Kegiatan ini dirancang untuk melatih kemampuan motorik, konsentrasi, serta daya pikir anak melalui berbagai tantangan yang memadukan aktivitas fisik dan kognitif.

Ajang tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi orang tua bahwa anak yang memiliki sensitivitas atau alergi terhadap susu sapi tetap dapat tumbuh, belajar, dan berprestasi apabila mendapat dukungan nutrisi serta stimulasi yang sesuai.

Fitria Dewi Astari, Senior Brand Manager Morinaga IFFO & Specialties, mengatakan proses belajar anak tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui aktivitas yang mendorong mereka bergerak aktif, berpikir cepat, dan berani menghadapi tantangan.

Brain Gym Gabungkan Aktivitas Fisik dan Kemampuan Kognitif

Berbeda dengan perlombaan anak pada umumnya, Brain Gym mengombinasikan ketangkasan fisik dengan kemampuan berpikir.

Dalam setiap tantangan, peserta tidak hanya berlari melewati rintangan, tetapi juga diminta menyelesaikan soal-soal numerik dan linguistik yang menguji fokus, konsentrasi, serta kemampuan memecahkan masalah.

Metode ini diharapkan dapat membantu anak mengembangkan koordinasi motorik sekaligus kemampuan kognitif secara seimbang.

Diikuti Lebih dari 3.000 Anak

Babak penyisihan kompetisi telah digelar di Jakarta dan Bandung sejak 27 Juni hingga 12 Juli 2026.

Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 3.000 anak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 finalis terbaik akan bertanding pada babak final di Jakarta pada 26 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional.

Selain kompetisi secara langsung, masyarakat dari berbagai daerah juga dapat mengikuti tantangan secara daring.

Dorong Anak Belajar Lewat Pengalaman

Menurut Fitria, pengalaman belajar yang melibatkan aktivitas fisik dan tantangan berpikir dapat membantu anak mengembangkan potensi sejak usia dini.

"Melalui Soyalympic, kami ingin menunjukkan bahwa proses belajar tidak hanya terjadi saat anak duduk di kelas, tetapi juga ketika mereka bergerak aktif, berpikir cepat, dan berani mencoba. Kami berharap pengalaman ini dapat membantu anak mengembangkan potensi terbaiknya sejak dini," ujarnya.

Akan Digelar di Delapan Kota

Setelah Jakarta dan Bandung, kompetisi Brain Gym dijadwalkan hadir di Denpasar, Malang, Surabaya, Palembang, Lampung, Medan, Semarang, Yogyakarta-Solo, dan Makassar pada Agustus hingga September 2026.

Penyelenggara juga menyiapkan hadiah berupa tabungan pendidikan bagi para pemenang sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan anak.

Melalui kegiatan ini, Morinaga Soya berharap dapat mendorong anak-anak Indonesia terus belajar, mengasah kemampuan motorik dan kognitif, serta membangun rasa percaya diri untuk meraih cita-cita.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.