BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Suasana penuh semangat terlihat jelas dari puluhan lanjut usia (lansia) yang menjadi peserta pada lomba yel-yel di Pendopo Bersinar, Kamis (16/7/2026).
Lomba yel-yel yang dilaksanakan Dinsos P3AP2KB ini menjadi rangkaian dalam Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tingkat Kabupaten Tabalong Tahun 2026.
Kelompok lansia peserta lomba yel-yel dengan kostum menarik ini berasal dari 12 kecamatan di Tabalong, yang masing-masing terdiri atas 10 orang.
Mereka tampil di hadapan Bupati Tabalong HM Noor Rifani, Ketua TP PKK Tabalong Hj Desi Suryanti Noor Rifani, Ketua GOW Tabalong Nur Dewi Juliantini, dan pejabat lainnya.
Selain lomba yel-yel, rangkaian acara juga diisi dengan penyerahan bantuan, paket suvenir, pemotongan kue dan tumpeng, serta ditutup dengan pengumuman pemenang.
Bupati Tabalong, HM Noor Rifani, ditemui usai kegiatan, menyampaikan pemerintah daerah sangat menghargai serta menghormati keberadaan para lansia.
"Bagaimana pun jasa-jasa dan pengorbanan beliau untuk generasi Tabalong ini sangat besar," katanya.
Untuk itu, pihaknya berkomitmen dalam memperhatikan kesejahteraan para lansia yang ada di Kabupaten Tabalong.
Sebagai bentuk nyata, lanjut H Fani, Pemkab Tabalong telah menggulirkan berbagai program yang bersentuhan langsung dengan para lansia.
Salah satu program unggulan yang terus berjalan saat ini adalah program Home Care, sebuah layanan kesehatan yang menyasar para lansia di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tabalong.
Selain pelayanan kesehatan di rumah, intervensi berupa jaminan sosial dan pemenuhan nutrisi juga terus dikucurkan.
"Kami juga menyalurkan bantuan sosial khusus yang menyasar sekitar 700 lansia," katanya.
Ada juga pemberian makanan tambahan langsung secara rutin kepada sekitar 60 lansia yang masuk kategori terlantar.
Melalui berbagai program pendampingan kesehatan, kegiatan kebersamaan, hingga bantuan sosial tersebut, Bupati berharap tingkat kebahagiaan dan kesehatan lansia di Tabalong dapat terus terjaga.
Sehingga hal itu juga akan turut berdampak terhadap peningkatan Angka Harapan Hidup masyarakat Kabupaten Tabalong yang trennya saat ini terus menunjukkan grafik positif.
"Sekarang terus meningkat, mudah-mudahan semakin tahun semakin meningkat usia para lansia di Kabupaten Tabalong," ucap H Fani.
Terpisah, Kepala Dinsos P3AP2KB Tabalong, H Syam’ani, mengatakan melalui momentum ini pihaknya ingin terus menumbuhkan kepedulian publik agar para lansia di Bumi Sarabakawa tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.
"Pada tahun 2026 ini, tema yang diusung adalah 'Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh'. Tema ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keberadaan kaum lanjut usia bukanlah sebuah beban," tegasnya.
Namun sebaliknya, para lansia merupakan pilar kekuatan, teladan hidup, penjaga nilai budaya, serta sumber petuah dan kebijaksanaan bagi generasi muda penerus bangsa.
Syam'ani menambahkan, melalui Dinsos P3AP2KB Tabalong telah berjalan beberapa program yang secara khusus menyasar kalangan lansia.
Di antaranya, program Keluarga Harapan (PKH) bagi komponen lansia, program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), program Pangan Daerah, program Bela Tani.
Lalu, program Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT) dan program Permakanan Lansia, khusus sebagai jaring pengaman bagi warga lansia yang belum terjangkau program jaminan lainnya (non-MKG). (AOL)