Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri, mengingatkan seluruh kontraktor dan konsultan pengawas agar tidak hanya mengejar penyelesaian proyek jalan, tetapi juga memastikan kualitas pekerjaan sesuai spesifikasi.
Pesan itu disampaikan Syukri saat membuka Pre-Construction Meeting pelaksanaan pekerjaan penanganan jalan kabupaten di Aula Dinas PUPR Aceh Besar, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas PUPR Aceh Besar Syahrial Amanullah dan Kabid Bina Marga M. Ali Djuned.
Menurut Syukri, seluruh proses pembangunan kini berada dalam sorotan publik. Karena itu, kontraktor diminta bekerja profesional, mematuhi aturan, serta menghindari praktik yang dapat menimbulkan persoalan hukum.
"Kerjakan amanah ini dengan baik, utamakan kualitas pekerjaan dan pastikan selesai tepat waktu," tegasnya.
Ia menambahkan, penanganan jalan kabupaten menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Aceh Besar karena berperan penting memperlancar transportasi sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Baca juga: PDAM Mountala Tertibkan Sambungan Ilegal di Kawasan Neuheun Aceh Besar
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Aceh Besar Syahrial Amanullah mengatakan, pertemuan tersebut digelar sebagai persiapan sebelum dimulainya pekerjaan bagi kontraktor dan konsultan pengawas yang telah menyelesaikan proses tender dan penandatanganan kontrak.
Pada tahap pertama, kata Syahrial, terdapat 10 paket rehabilitasi dan rekonstruksi jalan kabupaten yang akan dikerjakan. Rinciannya, dua paket dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan delapan paket menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus).
Proyek tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, termasuk Kecamatan Pulo Aceh.
Syahrial meminta seluruh penyedia jasa melaksanakan pekerjaan sesuai jadwal dan standar mutu yang telah ditetapkan. Ia juga mengingatkan agar kontraktor melakukan sosialisasi serta berkoordinasi dengan Muspika, pemerintah gampong, dan masyarakat sebelum pekerjaan dimulai.
Ia berharap seluruh proyek dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(*)