GMIT Bakal Gelar Pesparawi Perdana, Hadirkan 1.000 Penyanyi
Sipri Seko July 16, 2026 08:44 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) akan menggelar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) perdana dan akan menghadirkan 1.000 penyanyi lingkungan Sinode GMIT. Hal ini dikatakan Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Samuel Pandie di Kupang, Kamis (16/7/2026). 

Samuel Pandie mengatakan, Pesparawi ini juga bakal melibatkan peserta dari 57 klasis se-Nusa Tenggara Timur (NTT).  “Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 sampai 9 Oktober 2026 di GMIT Center, Kota Kupang, diperkirakan diikuti lebih dari 1.000 penyanyi di lingkungan Sinode GMIT,” kata Samuel Pandie.

Samuel Pandie mengatakan, penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas musik dan nyanyian gereja, sekaligus menjadi wadah pembinaan serta pencarian talenta baru di kalangan jemaat.

"Gereja sangat menyadari bahwa gereja hidup karena nyanyian. Nyanyian merupakan ciri khas gereja," kata Samuel Pandie. 

Samuel berharap, seluruh klasis dapat berpartisipasi sehingga kegiatan ini menjadi momentum memperkuat pelayanan gereja melalui musik. Menurutnya, pembinaan musik gerejawi merupakan bagian penting dari panggilan gereja dalam melayani umat.

“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan ini,” ucap Samuel Pandie.

Ketua Umum Panitia Pesparawi GMIT, Jefri Pelt mengatakan, ajang musik gerejawi perdana ini nantinya mempertandingkan dua kategori, yakni Kategori Campuran dengan tiga lagu yang harus dibawakan peserta dan Kategori Etnis Rohani yang menampilkan lagu-lagu rohani dalam bahasa daerah.

“Salah satu lagu wajib pada kategori campuran adalah "Allah yang Setia", ciptaan Pdt. Samuel Pandie. Nantinya proses penilaian akan dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari Pesparawi Nasional, sehingga kualitas penjurian mengacu pada standar nasional,” jelas Jeffry.

Jeffry menyebut, pendaftaran peserta telah dibuka secara daring dan tautan pendaftaran telah didistribusikan kepada seluruh klasis. 

Panitia juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kota Kupang, serta Polres Kupang Kota guna mendukung kelancaran penyelenggaraan, termasuk pengamanan dan rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Jeffry menambahkan, dengan melibatkan puluhan klasis dan ribuan penyanyi, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum pembinaan musik gerejawi, sekaligus mempererat persekutuan jemaat GMIT di seluruh Provinsi NTT. (mey)

 

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.