Madiun, Jawa Timur (ANTARA) - Sebuah ledakan dahsyat diduga terjadi di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) milik TNI AD yang berlokasi di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis.
Informasi di lapangan menyebutkan bahwa ledakan tersebut terjadi pada Kamis pagi dan dilaporkan mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka dari pihak anggota militer, namun belum ada konfirmasi resmi tentang kronologi dan korban dari pihak terkait.
Pihak Komando Resor Militer (Korem) 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) membenarkan kejadian tersebut. Namun, penjelasan detail secara menyeluruh merupakan kewenangan tingkat pusat (Kodam V Brawijaya dan Mabes TNI).
"Nanti pusat yang akan menyampaikan hasilnya," ujar Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 081/DSJ Mayor Inf. Ismail saat dikonfirmasi para wartawan
Usai kejadian, aparat TNI langsung mengamankan lokasi dengan menutup akses menuju kawasan gudang untuk mendukung proses evakuasi dan sterilisasi area. Korban juga langsung dievakuasi ke RSUD Caruban Kabupaten Madiun guna mendapatkan penanganan selanjutnya.
Pantauan wartawan di lokasi RSUD Caruban hingga Kamis sore menunjukkan pengamanan diperketat. Sejumlah personel TNI bersiaga di sekitar Instalasi Gawat Darurat (IGD) tempat para korban dirawat serta di area kamar jenazah.
Sementara di lokasi ledakan, aparat melakukan pengamanan ketat dan membatasi aktivitas di sekitar Gudang Pusat Munisi. Sejumlah pejabat dari Kodam V/Brawijaya dan polisi militer juga dilaporkan telah berada di lokasi guna penanganan lebih lanjut.





