Membentuk Pemilih Cerdas Bebas Narkoba, 50 Pelajar SMKN 1 Jejawi OKI Ikuti Edukasi Ganda
tarso romli July 16, 2026 10:27 PM

 

Baca juga: Mimbar Jumat: Bahaya Narkoba bagi Generasi dan Masa Depan Peradaban Bangsa

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG — Sebanyak 50 siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Jejawi OKI mendapatkan pembekalan materi ganda yang krusial bagi masa depan mereka. Tidak hanya diajak untuk melek politik sebagai pemilih pemula, puluhan generasi muda di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, ini juga dibentengi secara ketat dari bahaya laten penyalahgunaan narkotika.

Edukasi paket lengkap ini dikemas dalam sebuah seminar kolaboratif yang dipusatkan di Aula SMK Negeri 1 Jejawi, Kamis (16/7/2026) pagi, mulai pukul 08.30 WIB.

Kegiatan strategis tersebut menghadirkan narasumber dari dua instansi kedinasan, yakni Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten OKI serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) OKI.

Kepala Badan Kesbangpol OKI, Irawan Sulaiman, menjelaskan bahwa pemberian pendidikan politik bagi kalangan pelajar tingkat menengah atas sangat krusial. Peran mereka sebagai pemilih pemula dari Generasi Z diproyeksikan menjadi penentu arah demokrasi bangsa pada masa mendatang.

Irawan menambahkan, kecerdasan dalam berpolitik harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang sehat secara jasmani dan rohani. Faktor inilah yang melatarbelakangi pihaknya menggandeng BNNK OKI untuk turun bersama ke sekolah.

Sementara itu, materi mengenai tameng pertahanan dari zat adiktif disampaikan langsung oleh Kepala BNNK OKI, AKBP Irfan Arsanto. Ia memaparkan program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) secara lugas di hadapan para pelajar.

"Fokus kami di SMKN 1 Jejawi ini adalah memberikan informasi komprehensif mengenai bahaya nyata narkotika. Para pelajar tidak hanya dikenalkan pada jenis-jenis zat terlarang, tetapi juga diberikan pemahaman mendalam terkait faktor pemicu serta dampak merusaknya terhadap masa depan," jelas AKBP Irfan Arsanto.

Irfan menaruh harapan besar agar 50 siswa yang menjadi perwakilan sekolah tersebut mampu bertindak sebagai agen perubahan (agent of change) sekembalinya mereka ke ruang kelas maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing.

"Dengan sosialisasi ini, kami berharap para siswa memiliki kesadaran tinggi untuk menjauhi narkoba sekaligus mampu meneruskan rantai informasi positif ini kepada teman-sebayanya demi mewujudkan generasi muda OKI yang kreatif, inovatif, dan bersih dari narkoba," pungkasnya.

Baca juga: Polres PALI Berikan Makanan Bergizi Gratis dan Edukasi Bahaya Narkoba di SDN 6 Talang Ubi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.