Aksi Penusukan Mamat Godril di Pekalongan, Pelaku Kejar Korban ke Rumah
Daniel Ari Purnomo July 16, 2026 10:17 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Seorang pemuda asal Desa Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, yang akrab disapa Mamat Godril, menjadi korban penganiayaan berat disertai penusukan di Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Kamis (16/7/2026) sore.

Akibat kejadian tersebut, korban menderita sejumlah luka tusuk pada bagian perut dan dada.

Tak hanya itu, terdapat luka di kepala korban yang diduga berasal dari hantaman benda tumpul. Karena kondisi lukanya yang serius, korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Siti Khodijah Kota Pekalongan untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Baca juga: Penusukan di Hotel Ajibarang Banyumas: Pelaku Emosi Pacar Mantan Istri Datang

Kejar Korban Brutal

Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota, AKP Setyanto, menjelaskan bahwa peristiwa berdarah itu terjadi sekira pukul 15.30 WIB, tepatnya di RT 03 RW 07, Gang 4, Kelurahan Kuripan Kertoharjo. Pihak kepolisian bergerak cepat dan kini terduga pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Pekalongan Kota.

"Setelah kejadian, yang bersangkutan langsung kami amankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar AKP Setyanto.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan sejumlah saksi di lapangan, diduga aksi penganiayaan berlangsung di dua lokasi berbeda. Penusukan pertama terjadi di sekitar area kandang ayam. Meski menderita luka yang cukup parah, korban sempat berusaha melarikan diri untuk mencari pertolongan ke rumah warga terdekat.

Namun, upaya tersebut tidak menyurutkan niat pelaku. "Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku diduga terus mengejar korban, dan kembali melakukan penusukan di depan salah satu rumah warga," imbuhnya.

Diduga Libatkan Rekan

Jajaran Satreskrim Polres Pekalongan Kota berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial MRF alias R tak lama setelah kejadian. Terkait insiden ini, pihak kepolisian mencurigai bahwa aksi penganiayaan tersebut kemungkinan melibatkan lebih dari satu orang.

Selain memeriksa MRF sebagai terduga pelaku utama, penyidik saat ini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap apakah ada keterlibatan pelaku lainnya dalam aksi ini.

Motif Masih Misteri

Hingga Kamis malam, motif di balik penganiayaan ini masih belum terungkap. Penyidik kepolisian terus bekerja mengumpulkan alat bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata. Selain itu, polisi juga terus berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Siti Khodijah untuk memantau kondisi korban sebagai bagian dari kelengkapan proses penyidikan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.