BPBD Kabupaten TTU Segera Tindaklanjuti Laporan Kebakaran di Desa Oelneke
Ryan Nong July 16, 2026 10:19 PM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Plh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Felismino Askeli menyebut pihaknya sudah menerima laporan bencana kebakaran yang menimpa rumah lansia di Desa Oelneke, Kecamatan Musi pada Selasa, 14 Juli 2026 lalu.

Ia menjelaskan, selama dua hari terakhir, BPBD Kabupaten TTU terlibat dalam kegiatan padat di Kota Kefamenanu, maka belum dilaksanakan investigasi di lapangan. Rencananya, Jumat, 17 Juli 2026 besok, tim dari BPBD Kabupaten TTU akan turun ke lokasi untuk melakukan investigasi.

"Untuk memastikan kerugian, kerusakan yang diakibatkan oleh kebakaran," ujarnya, Kamis, 16 Juli 2026.

Baca juga: Pemdes Oelneke TTU Serahkan Bantuan kepada Lansia Korban Kebakaran

Bantuan dari Pemkab TTU akan disalurkan setelah dilakukan investigasi oleh tim di lapangan. BPBD Kabupaten TTU, kata Felismino, 

Sebenarnya, BPBD Kabupaten TTU tidak menangani penyaluran bantuan kepada korban bencana rumah individu. BPBD menangani kebakaran lahan dan pemukiman yang masif.

Bantuan untuk kebakaran individu disalurkan oleh Dinas Sosial. Meskipun demikian, BPBD Kabupaten TTU akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penyaluran bantuan tersebut.

Sebelumnya, seorang lansia bernama Philipus Feka mengalami nasib naas. Rumah warga RT 003 RW 002, Dusun A, Desa Oelneke, Kecamatan Musi, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ludes dilalap api pada Selasa, 14 Juli 2026.

Insiden ini terjadi sekira pukul 15. 00 WITA. Insiden kebakaran ini menghanguskan satu unit rumah dan satu unit rumah adat berjarak tidak jauh dari rumah tinggal lansia itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, insiden ini menyebabkan semua harta benda milik Philipus ludes terbakar. Ia mengalami kerugian besar akibat kejadian ini.

Upaya warga melakukan pemadaman tidak membuahkan hasil. Pasalnya, api melalap habis rumah dan rumah adat dalam kurun waktu singkat.

Korban kebakaran di Desa Oelneke, Philipus Feka menyebut dirinya sangat terpukul dan pasrah dengan insiden kebakaran yang menimpa rumah dan rumah adat. Kebakaran tersebut merupakan bencana besar bagi keluarga mereka.

Pasalnya, semua harta benda ludes dilalap api. Ia hanya memiliki satu-satunya pakaian yang sedang dikenakan saat ini. 

Dikatakan Philipus, sekira pukul 15.00 WITA, ia dan istrinya sedang berada di kebun. Tiba-tiba ia dihubungi seorang kerabat bahwa rumah miliknya mengalami kebakaran.

Ia dan istrinya langsung bergegas dari kebun ke rumah untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Saat tiba di rumah, ia menyaksikan semua tetangga serta kerabatnya sedang berupaya memadamkan api yang sudah melalap habis isi rumah tempat ia menetap dan rumah adat yang berada tak jauh dari rumah tersebut.

Kendati semua warga, kerabat dan tetangga berupaya memadamkan amukan api namun, dua bangunan beserta harta benda ludes dilalap.

Philipus mengaku, ia menetap bersama istrinya. Saat meninggalkan rumah tersebut, api di tungku dapur sudah dipadamkan. Selain itu, ia juga sudah memadamkan listrik sebelum meninggalkan rumah. (bbr)

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.