BANGKAPOS.COM -- Menteri Pekerjaan Umum (PU) di Kabinet Prabowo-Gibran pada 2024-2029, Dody Hanggono, ramai diperbicangkan setelah aksinya ogah salaman dengan bawahan.
Sosoknya pun kini dibandingkan dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pernah membeberkan bahwa Basuki adalah satu-satunya menteri di Kabinet Kerja yang tak memiliki aplikasi pesan singkat WhatsApp.
Sri Mulyani bilang, selama ini koordinasi dengan para menteri ekonomi lainnya cukup mudah. Hanya saja, kata dia, saat berkomunikasi dengan Basuki harus melalui SMS.
"Dia (Basuki) satu-satunya menteri yang enggak pakai WA. Jadi masih SMS, kalau yang lain WA," ujar Sri Mulyani yang disambut tawa para menteri lainnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (18/10).
Dalam video yang beredar luas, Dody terlihat baru turun dari pesawat dan berjalan menghampiri sejumlah pihak yang telah menunggu kedatangannya.
Baca juga: Sosok Yuenchi Arwindi, Advokat Muda Bantah jadi Simpanan Febrie Adriansyah, Tak Kenal Eks Jampidsus
Ia tampak menerima pengalungan kain sebagai bentuk penyambutan dan menyalami perempuan yang mengalungkan kain tersebut.
Namun, perhatian warganet tertuju pada momen ketika seorang pria mengulurkan tangan untuk berjabat tangan.
Dalam video itu, Dody terlihat tidak menyambut uluran tangan tersebut dan terus berjalan.
Video tersebut kemudian memunculkan beragam komentar dari warganet. Sebagian menilai gestur tersebut sebagai sikap yang kurang lazim.
Banyak netizen yang membandingkan sikap Dody Hanggodo dengan mantan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.
"Jauh sama menteri sebelumnya yg banyak gebrakan dan pelatihan berguna"
"Kembalikan pak Basuki..."
"Beda dgn pak basuki yg lucu dan suka becanda..."
Dody Hanggono adalah Menteri Pekerjaan Umum (PU) di Kabinet Prabowo-Gibran pada 2024-2029.
Ia resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Senin (21/10/2024) silam.
Sebanyak 48 menteri sudah dilantik pada pagi tadi, dan pada sore Prabowo melantik para wakil menterinya.
Dari 48 menteri tersebut ada Dody Hanggono yang turut dilantik sebagai Mennteri Pekerjaan Umum (PU).
Dirinya menggantikan Menteri Basuki alias Pak Bas yang telah berkiprah di Kementerian PUPR selama 10 tahun.
Dody Hanggono merupakan Kepala Bagian Administrasi Penganggaran, Biro Perencanaan Anggaran dan Kerja Sama Luar Negeri Sekjen PUPR.
Dody Hanggono dilantik oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono bersamaan dengan 92 pejabat administrator lainnya.
Dirinya dilantik di lingkungan Kementerian PUPR di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu, 22 September 2021.
Prosesi pelantikan dilakukan dengan seremonial sederhana yang diwakili beberapa peserta sesuai Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19.
Sejumlah peserta lainnya mengikuti pelantikan secara virtual dari daerahnya masing-masing.
Kegiatan itu dihadiri berapa Pejabat Tinggi Madya atau eselon I di Kementerian PUPR, salah satunya Kepala BPIW Rachman Arief Dienaputra.
Berdasarkan informasi dari laman Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), nama Dody Hanggodo terdapat di dalam sebuah dokumen laporan milik PT Pradiksi Gunatama Tbk dan PT Senabangun Anekapertiwi.
PT Pradiksi Gunatama Tbk merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur.
Sementara PT Senabangun Anekapertiwi merupakan perusahaan afiliasi atau entitas anak dari PT Pradiksi Gunatama Tbk.
Adapun Dody Hanggodo tercatat pernah menjabat sebagai Komisaris PT Pradiksi Gunatama Tbk pada tahun 2017 dan 2018.
Kemudian sebagai Komisaris PT Senabangun Anekapertiwi pada tahun 2019 dan 2020. Setelah itu Nama Dody Hanggodo sudah tidak ditemukan di dalam susunan dewan komisaris dan direksi kedua perusahaan tersebut.
Apalagi pada Desember 2022 terjadi penggabungan usaha, di mana PT Senabangun Anekapertiwi resmi bergabung ke dalam PT Pradiksi Gunatama Tbk.
Di sisi lain, Dody Hanggodo diketahui merupakan ayah dari Aushaf Fajr Herdiansyah, seorang Politikus Partai Gerindra sekaligus Calon Wakil Bupati Nganjuk dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nganjuk tahun 2024.
Hal itu tersaji di unggahan akun Instagram Aushaf Fajr Herdiansyah pada Selasa (8/10/2024), di mana ia menyebut sedang menemani sang ayah, Dody Hanggodo menghadiri Ujian Doktor Terbuka Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Universitas Airlangga, Surabaya, Provinsi Jawa Timur.
HARTA KEKAYAAN DODY HANGGONO
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 900.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 29.25 m2/29.25 m2 di KAB /KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 400.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/45 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. ----
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 63.213.000
D. SURAT BERHARGA Rp. ----
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 610.000.000
F. HARTA LAINNYA Rp. ----
Sub Total Rp. 1.573.213.000
III. HUTANG Rp. 137.600.667
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 1.435.612.333
(Bangkapos.com/TribunJakarta.com/TribunNetwork)