Pemkab Gresik Matangkan Pelebaran Jalan Menganti Menuju Lakarsantri
Cak Sur July 16, 2026 11:52 PM

SURYA.CO.ID, GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Jawa Timur (Jatim), terus mematangkan proyek strategis pelebaran jalan raya dari Menganti menuju Lakarsantri, Surabaya.

Saat ini, proyek tersebut memasuki tahapan krusial, yakni pengadaan tanah melalui sosialisasi dan konsultasi publik di Kantor Desa Menganti pada Kamis (16/7/2026).

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani), menekankan pentingnya pembangunan ini untuk memperkuat konektivitas antara wilayah Gresik selatan dengan Kota Surabaya.

Langkah itu diambil sebagai solusi atas permasalahan kemacetan yang kerap dikeluhkan masyarakat di kawasan tersebut.

Detail Proyek dan Penataan Kawasan

Khusus di Desa Menganti, ruas jalan yang akan ditangani sepanjang 580 meter, dengan potensi 119 bidang tanah terdampak.

Pemerintah menargetkan perubahan signifikan pada infrastruktur tersebut melalui beberapa poin pekerjaan:

  • Pelebaran jalan menjadi empat lajur untuk meningkatkan kapasitas lalu lintas.
  • Pembangunan trotoar di kedua sisi jalan untuk kenyamanan pejalan kaki.
  • Penataan sistem drainase dan median jalan.
  • Relokasi utilitas bawah tanah guna menertibkan kabel udara.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Dhiannita Tri Astuti, menjelaskan bahwa proyek ini tidak hanya bertujuan mengurai kemacetan, tetapi juga memicu pertumbuhan ekonomi.

"Kalau jaringan jalan terbuka, investasi pasti masuk dan peluang usaha masyarakat meningkat," jelas Dhiannita.

Transparansi dan Dukungan Masyarakat

Bupati Gus Yani menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan tanah akan dilakukan secara transparan, sesuai aturan perundang-undangan. Pihaknya menggandeng Kejaksaan Negeri Gresik dan Kantor Pertanahan setempat, untuk memastikan proses ganti rugi berjalan akuntabel tanpa merugikan warga.

"Saya ingin memastikan seluruh proses berjalan baik, transparan, dan masyarakat tidak dirugikan. Yang terpenting adalah kepentingan bersama untuk warga Gresik sendiri," kata Gus Yani.

Dukungan terhadap rencana ini pun datang dari masyarakat setempat. Miftahul Huda, salah satu warga Desa Menganti, menyatakan dukungannya agar rencana pembangunan ini berjalan lancar.

Sebelumnya, tahapan serupa telah sukses dilaksanakan di Desa Hulaan, Desa Setro, dan Desa Laban, sebagai bukti komitmen pemerintah dalam membangun konektivitas wilayah secara bertahap.

Pelebaran jalan ini, diharapkan mampu mengubah wajah Kecamatan Menganti menjadi kawasan kota satelit yang modern, dan mendukung sistem transportasi massal yang menghubungkan Gresik dengan Surabaya di masa depan.

Proyek pelebaran jalan ini, menjadi langkah strategis Pemkab Gresik untuk mengurai kemacetan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi sebagai kota satelit Surabaya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.