BANGKAPOS.COM – Piala Dunia 2026 tinggal menyisakan dua pertandingan terakhir.
Usai rangkaian laga semifinal berakhir, Spanyol dan Argentina dipastikan akan saling berhadapan pada partai final untuk menentukan juara dunia edisi kali ini.
Di sisi lain, Perancis dan Inggris yang gagal melangkah ke laga puncak masih memiliki kesempatan menutup turnamen dengan hasil positif saat bertemu dalam pertandingan perebutan peringkat ketiga.
Pertandingan perebutan posisi ketiga akan mempertemukan Perancis melawan Inggris.
Hari/Tanggal: Minggu, 19 Juli 2026
Kick-off: 04.00 WIB
Laga tersebut digelar sehari sebelum final sebagai penutup perjalanan kedua tim di Piala Dunia 2026.
Final akan mempertemukan dua tim yang tampil impresif sepanjang turnamen, yakni Spanyol dan Argentina.
Hari/Tanggal: Senin, 20 Juli 2026
Kick-off: 02.00 WIB
Stadion: New York/New Jersey Stadium, Amerika Serikat
Spanyol melangkah ke final usai mengalahkan Perancis dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan La Roja dicetak oleh Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro, sekaligus membawa mereka kembali tampil di final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada 2010.
Sementara itu, Argentina memastikan tiket ke partai puncak setelah membalikkan keadaan saat menghadapi Inggris. Sempat tertinggal melalui gol Anthony Gordon, Albiceleste bangkit lewat gol Enzo Fernandez sebelum Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada masa injury time untuk memastikan skor akhir 2-1.
Prancis (4-3-3)
Kiper:
Mike Maignan
Belakang:
Jules Kounde
William Saliba
Dayot Upamecano
Theo Hernandez
Tengah:
Aurélien Tchouaméni
Adrien Rabiot
Eduardo Camavinga
Depan:
Ousmane Dembele
Kylian Mbappe
Marcus Thuram
Inggris (4-2-3-1)
Kiper:
Jordan Pickford
Belakang:
Kyle Walker
John Stones
Marc Guehi
Luke Shaw
Gelandang Bertahan:
Declan Rice
Kobbie Mainoo
Gelandang Serang:
Bukayo Saka
Jude Bellingham
Phil Foden
Penyerang:
Harry Kane
Menjelang laga final, simulasi yang dirilis EA Sports menjagokan Spanyol sebagai calon juara dunia.
Prediksi tersebut cukup menarik perhatian karena simulasi EA Sports dalam beberapa edisi sebelumnya berhasil menebak juara dengan tepat, mulai dari Spanyol pada 2010, Jerman pada 2014, Perancis pada 2018, hingga Argentina pada 2022.
Apabila Spanyol berhasil menang, mereka akan meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah. Sebaliknya, jika Argentina keluar sebagai juara, Lionel Messi dan kolega akan membawa negaranya mengoleksi empat trofi Piala Dunia, menyamai raihan Jerman dan Italia.
Timnas Spanyol menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Prancis pada babak semifinal. Kemenangan 2-0 yang diraih La Furia Roja memastikan satu tempat di partai puncak sekaligus memperlihatkan efektivitas permainan kolektif yang diterapkan sepanjang pertandingan.
Laga semifinal yang berlangsung pada Rabu (15/7/2026) berjalan dengan tensi tinggi. Prancis sempat mengandalkan kecepatan serangan balik melalui lini depan yang dihuni Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise. Namun, rapatnya koordinasi antarlini Spanyol membuat upaya Les Bleus kesulitan berkembang.
Keunggulan Spanyol lahir pada menit ke-22 setelah Lamine Yamal dijatuhkan Lucas Digne di dalam kotak penalti. Mikel Oyarzabal yang dipercaya menjadi algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa timnya memimpin.
Gol kedua tercipta pada menit ke-58 melalui kerja sama apik di lini tengah. Dani Olmo memainkan kombinasi umpan cepat sebelum Pedro Porro melepaskan penyelesaian mendatar yang gagal dibendung Mike Maignan.
Pelatih SSB Babel Jaya, Bachtiar Hamid, menilai penampilan Spanyol pada semifinal menjadi jawaban atas berbagai keraguan yang sempat muncul sepanjang turnamen.
"Spanyol di babak penyisihan sampai melangkah ke babak Semifinal, pola main mereka belum kelihatan dengan mereka ketika mereka juara Eropa atau juara dunia tahun. Tapi ketika mereka di babak semifinal melawan Prancis, pelatih Luis de la Fuente benar-benar menujukan metodenya," ujar Bachtiar Hamid.
Menurutnya, keberhasilan Spanyol tidak lepas dari penerapan strategi bertahan yang disiplin. Luis de la Fuente dinilai mampu mengatur organisasi permainan sehingga trio penyerang Prancis kehilangan ruang untuk mengembangkan permainan.
Rodri juga disebut memainkan peran penting sebagai pengatur tempo di lini tengah. Kehadirannya membuat Spanyol mampu menjaga penguasaan bola sekaligus memutus aliran serangan lawan.
"Ketajaman Mbappe, Olise dan Dembelle tidak jalan, Spanyol benar-benar memanfaatkan sepertiga lapangan mereka. Spanyol mengantisipasi kecepatan Mbappe, pergerakan Olise di sektor kiri dan Dembele di sektor tengah. Artinya, sepertiga lapangan pergerakan dari ketiga trio Prancis ini dimatikan. Hal ini membuat tim Prancis, belum bisa menembus pertahanan dari Spanyol," bebernya.
Selain lini tengah yang tampil dominan, pertahanan Spanyol juga bermain solid sepanjang laga. Barisan belakang yang diperkuat Pau Cubarsi dan Marc Cucurella mampu menjaga kedisiplinan serta mempersempit ruang gerak Mbappe ketika memasuki area berbahaya.
Strategi serangan balik cepat yang selama ini menjadi kekuatan Prancis pun gagal memberikan dampak berarti. Les Bleus kesulitan menciptakan peluang bersih karena rapatnya organisasi permainan yang diperagakan Spanyol.
Bachtiar menilai penampilan Prancis di semifinal justru berbanding terbalik dengan ekspektasi yang mengiringi mereka sebelum pertandingan.
"Antiklimaks ketika di babak penyisihan mereka jumawa, tapi ketika mereka semifinal seperti anti klimaks. Digandang-gandangkan untuk bisa masuk final dan jadi calon juara pilihan dunia tahun ini, tapi mereka ketika melawan Spanyol mereka dimentahkan oleh permainan Spanyol," ungkapnya.
Hasil tersebut mengantarkan Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026. La Furia Roja kini tinggal selangkah lagi untuk kembali mengangkat trofi juara dunia setelah terakhir kali meraihnya pada edisi 2010.
Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan pertandingan final maupun perebutan tempat ketiga melalui siaran televisi maupun layanan streaming resmi.
1. TVRI
TVRI menayangkan pertandingan secara gratis melalui siaran televisi digital.
Bagi pengguna TV analog, siaran dapat dinikmati dengan menggunakan Set Top Box (STB) yang telah terpasang dan melakukan pemindaian kanal digital hingga menemukan saluran TVRI.
2. MAXStream
Layanan streaming MAXStream juga menyiarkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026.
Pilihan paket yang tersedia meliputi:
Paket 7 hari + kuota 300 MB: Rp25.000
Paket 60 hari + kuota 5,5 GB: Rp85.000
Paket tersebut memberikan akses ke seluruh pertandingan, tayangan ulang, highlight, serta konten eksklusif.
3. Folaplay
Alternatif lainnya adalah Folaplay yang juga menyediakan siaran resmi Piala Dunia 2026.
Pilihan paketnya antara lain:
Paket 7 Hari: Rp25.000
Paket Full Tournament: Rp85.000
Pengguna yang telah berlangganan dapat menikmati seluruh pertandingan, termasuk highlight dan tayangan ulang melalui situs web maupun aplikasi.
Jadwal Lengkap Dua Laga Penutup Piala Dunia 2026
Minggu, 19 Juli 2026
04.00 WIB: Perancis vs Inggris (Perebutan Peringkat Ketiga)
Senin, 20 Juli 2026
02.00 WIB: Spanyol vs Argentina (Final Piala Dunia 2026)
Dua pertandingan tersebut akan menjadi penutup ajang Piala Dunia 2026 sekaligus menentukan negara yang membawa pulang trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.
(Bangkapos.com/Vigestha/Rizky Irianda/Kompas.com)