DKPPKB Sulbar Perkuat Pendampingan, Mamuju Tengah Didorong Percepat Capaian Program Kesehatan
Abd Rahman July 17, 2026 11:05 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH– Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat memberikan penguatan pendampingan kepada Kabupaten Mamuju Tengah dalam rangka meningkatkan capaian program kesehatan di daerah tersebut.

Kegiatan pendampingan dilaksanakan melalui Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas DKPPKB Sulbar dalam rangkaian Evaluasi Triwulan II Program Promosi Kesehatan dan Kesehatan Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju Tengah yang berlangsung secara daring. 

Evaluasi ini membahas capaian program pada semester I sekaligus merumuskan strategi percepatan pelaksanaan program pada semester II tahun 2026.

Baca juga: Ular Piton 8 Meter Ditemukan Kekenyangan usai Telan Babi Hutan di Polman, Dievakuasi Warga

Baca juga: Dispensasi Kawin di Pasangkayu, Pemohon Termuda Berusia 15 Tahun

Kegiatan dipimpin oleh Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju Tengah, I Nyoman Sumadana, dan diikuti oleh seluruh pengelola program promosi kesehatan dan kesehatan kerja dari puskesmas se-Kabupaten Mamuju Tengah.

Dari pihak DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, hadir Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, Muh. Saleh, bersama tim yang bertugas memberikan pembinaan dan penguatan teknis terhadap pelaksanaan program di daerah.

Dikonfirmasi Tribunsulbar, Jumat (17/7/2026), I Nyoman Sumadana menyampaikan bahwa dalam pendampingan tersebut.

DKPPKB Sulbar menekankan percepatan sejumlah indikator prioritas, antara lain, penguatan implementasi Posyandu siklus hidup, pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

Selain itu, pelayanan kesehatan kerja, peningkatan literasi kesehatan masyarakat, penguatan sekolah sehat dan peningkatan aktivitas fisik masyarakat.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) di Kabupaten Mamuju Tengah yang hingga saat ini masih menjadi salah satu pekerjaan rumah dalam penguatan layanan kesehatan komunitas.

Muh Saleh menegaskan, evaluasi tidak hanya bertujuan menilai capaian indikator, tetapi juga mengidentifikasi kendala di lapangan dan menyusun langkah percepatan yang lebih terarah. 

Pendampingan dilakukan agar setiap puskesmas mampu mengoptimalkan implementasi program sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa pendampingan kepada pemerintah kabupaten merupakan bagian dari komitmen DKPPKB Sulbar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah.

"Pendampingan kepada kabupaten merupakan strategi untuk mempercepat pencapaian indikator program kesehatan," ujarnya. 

"Kami ingin memastikan setiap daerah mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan sehingga mampu mengatasi berbagai kendala dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat," tambahan.

Ia menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan Misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah untuk mewujudkan Visi "Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera".

Melalui evaluasi dan pendampingan yang berkesinambungan, DKPPKB Sulbar berharap seluruh kabupaten di Sulawesi Barat, termasuk Kabupaten Mamuju Tengah, dapat mempercepat capaian program promosi kesehatan dan kesehatan kerja sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.(*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.