Jakarta (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Selatan (Jaksel) memperkenalkan pertolongan pertama di 38 sekolah selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026 pada 15-17 Juli.
"Kebanyakan sekolah meminta atraksi ambulans sebagai demo ekstrakurikuler," kata Ketua PMI Kota Jakarta Selatan Mundari di Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya PMI memperkenalkan pentingnya pertolongan pertama kepada peserta didik sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, PMI menghadirkan atraksi ambulans serta sosialisasi mengenai penanganan pertolongan pertama.
"Melalui kegiatan PMI dalam MPLS ini, diharapkan mereka semakin bersemangat untuk sekolah dan memiliki pengetahuan pertolongan pertama sejak dini," ujar Mundari.
Dia pun berharap kegiatan selama MPLS itu dapat meningkatkan minat peserta didik untuk bergabung dengan Palang Merah Remaja (PMR) sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan kesiapsiagaan dalam memberikan pertolongan pertama di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan edukatif tersebut, PMI Jakarta Selatan berupaya membangun kesadaran siswa mengenai pentingnya budaya hidup sehat, menjaga keselamatan, dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan sejak memasuki lingkungan sekolah.
"Melalui kegiatan ini, kami juga ingin memperkenalkan Palang Merah Remaja (PMR) kepada para siswa," tutur Mundari.





