TRIBUNNEWS.COM - Dalam sepekan ke depan di Indonesia cuaca kemarau semakin meluas.
Pada periode 17 - 23 Juli 2026, meski terjadi musim kemarau dinamika atmosfer akan terjadi.
Dinamika atmosfer mengakibatkan terjadinya hujan di beberapa wilayah Indonesia.
Dikutip dari bmkg.go.id pada Jumat (17/7/2026), diprakirakan curah hujan di Indonesia tampak rendah.
Kondisi iklim global juga cenderung masih berpotensi mengurangi pembentukan hujan di wilayah Indonesia.
Sehingga fenomena global cenderung mengindikasikan potensi pembentukan awan hujan yang minim.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Pekanbaru Kamis, 16 Juli 2026, BMKG: Mayoritas Berawan, Udara Kabur di 3 Kecamatan
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan.
Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di berbagai wilayah lainnya.
Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini.
Hujan Lebat - Sangat Lebat Terjadi di Wilayah:
Angin Kencang Terjadi di Wilayah:
Baca juga: Prakiraan Cuaca Papua Barat Jumat 17 Juli 2026, BMKG: Pegunungan Arfak Potensi Kabut
Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan.
Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di berbagai wilayah lainnya.
Selain itu hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini.
Angin Kencang Terjadi di Wilayah:
Baca juga: Prakiraan Cuaca Depok Hari Ini, Jumat 17 Juli 2026, BMKG: Cerah dari Pagi hingga Malam
(Tribunnews.com/Oktavia WW)