BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Meski berada di kawasan permukiman padat penduduk di jantung ibu kota Kabupaten Tapin, SDN Perintis Raya di Jalan Perintis Raya, Desa Perintis Raya, Kecamatan Tapin Utara, hanya menerima delapan peserta didik baru pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Delapan siswa tersebut terdiri atas empat laki-laki dan empat perempuan. Pada penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), seluruh peserta didik baru menerima hadiah dari pihak sekolah sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat dalam mengawali jenjang pendidikan dasar.
Kepala SDN Perintis Raya, Hj Jumiati, M.Pd, mengakui jumlah peserta didik baru yang diterima tahun ini masih minim.
Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah letak sekolah yang berdekatan dengan sejumlah sekolah lain, termasuk sekolah swasta yang dinilai masyarakat memiliki fasilitas lebih lengkap.
"Persaingan cukup ketat karena lokasinya berdekatan dengan sekolah-sekolah lain. Ada sekolah swasta yang dari sisi fasilitas maupun layanan dinilai lebih baik oleh masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Tak Ada Pendaftar, SDN 3 Mandingin Tak Miliki Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027
Meski demikian, pihak sekolah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui berbagai program unggulan yang dilaksanakan secara rutin.
Setiap Senin, siswa mengikuti upacara bendera. Selasa diisi kegiatan slat duha dan salawat, Rabu program literasi, Kamis kegiatan Kamis Bersih dan Kamis Sehat, sedangkan Jumat diisi kegiatan keagamaan serta pembiasaan positif lainnya.
Selain itu, sekolah juga memiliki program literasi wisata, yakni mengajak peserta didik berkunjung ke perpustakaan daerah untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi.
Tidak hanya itu, siswa juga dibiasakan melaksanakan salat Zuhur berjemaah serta mengikuti Gerakan Pagi Bersih selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai sebagai upaya membentuk karakter disiplin dan peduli lingkungan.
Dalam meningkatkan sarana prasarana, Jumiati mengatakan sekolah juga telah mengupayakan pembangunan melalui aspirasi anggota DPRD.
Salah satunya untuk peningkatan bangunan dan ruang kelas agar semakin nyaman digunakan dalam proses belajar mengajar.
Di sisi promosi, pihak sekolah tidak hanya menunggu calon peserta didik datang mendaftar.
Baca juga: Penampakan Situasi Belajar Mengajar SDN Bariang HSS Kalsel yang Hanya Dapatkan Satu Murid Baru
Guru-guru bahkan turun langsung memperkenalkan SDN Perintis Raya ke sejumlah taman kanak-kanak (TK) agar masyarakat lebih mengenal sekolah tersebut.
"Kami pernah datang langsung ke TK-TK untuk memperkenalkan dan memasarkan sekolah kami kepada calon peserta didik dan orang tua," katanya.
Jumiati berharap berbagai upaya yang dilakukan secara bertahap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga jumlah peserta didik baru di SDN Perintis Raya akan terus bertambah pada tahun-tahun mendatang. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)