31 Trik Kotor Argentina Versi Media Inggris, dari Pukulan Keras di Tengkuk sampai Messi Bisiki Wasit
Beri Bagja July 17, 2026 11:33 AM

SHAUN BOTTERILL/AFP
Enzo Fernandez (kanan) merebut bola dari Elliot Anderson dalam laga Timnas Argentina melawan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium (15/7/2026).

BOLASPORT.COM - Media Inggris menerbitkan artikel naratif soal trik-trik yang sengaja dilancarkan Timnas Argentina untuk mengerjai tim nasional mereka di semifinal Piala Dunia 2026.

Setiap pertandingan yang melibatkan Lionel Messi dkk di Piala Dunia 2026 seolah tak luput dari kontroversi.

Laga Timnas Argentina melawan Inggris pada semifinal di Atlanta, Rabu (15/7/2026), adalah contoh paling gres.

Sang petahana mengalahkan penantangnya secara dramatis dengan kemenangan comeback 2-1 pada menit-menit terakhir.

Namun, lazimnya di partai-partai kemarin, Argentina dinarasikan melakukan kecurangan yang kebanyakan luput dari sanksi wasit.

Klaim tersebut dilontarkan The Telegraph saat memuat daftar kontroversial berisi 31 trik yang mereka anggap curang guna menghambat permainan The Three Lions.

Artikel berjudul '31 taktik kotor yang dilancarkan Argentina terhadap Inggris' itu membahas reputasi Albiceleste sebagai 'master dari seni permainan gelap' yang melekat sejak lama.

"Kekalahan Inggris di semifinal Piala Dunia melawan Argentina didominasi oleh upaya terus-menerus tim Amerika Selatan itu untuk mengganggu konsentrasi tim asuhan Thomas Tuchel."

"Mulai dari tekel terlambat, pelanggaran tanpa bola, hingga upaya untuk membuat Harry Kane diusir dari lapangan, Argentina melancarkan segala macam trik curang guna membuktikan julukan mereka sebagai ahli taktik kotor," tulis media berbasis di London.

Rangkaian 31 insiden itu termasuk pukulan keras Enzo Fernandez di tengkuk Elliot Anderson yang luput dari kartu, hingga aksi Lionel Messi beberapa kali membisiki atau berdebat dengan wasit, diduga demi memengaruhi keputusannya.

Menariknya, artikel naratif tersebut ditanggapi media Argentina, Tyc Sports, hanya sebagai alibi publik Inggris guna menutupi kegagalan mereka.

Daftar 31 trik kotor Argentina versi The Telegraph

Menit 1: Langsung panas di detik-detik awal, Mac Allister menekel keras Anderson.

Menit 2: Paredes mendorong punggung Bellingham.

Menit 3: Fernandez memukul Anderson dengan keras di bagian tengkuk sampai terjatuh, wasit tidak memberinya kartu.

 

Menit 6: Simeone menendang punggung Anderson.

Menit 11: Pemain Inggris mulai membalas ketika Fernandez tidak diberi sanksi atas pelanggaran lain terhadap Anderson. Keduanya bergulat di lapangan saat berusaha bangkit.

Menit 11: Rogers sengaja dijatuhkan lawan.

Menit 13: Setelah Simeone dinyatakan offside, Pickford menabraknya ketika merebut bola. Simeone mengayunkan kakinya ke arah Pickford.

Menit 15: Paredes melakukan tekel kepada Bellingham. Ia tergeletak di lapangan sambil dihardik sang rival.

Menit 16: Gordon dijatuhkan Simeone, yang menepuk kepalanya dengan nada meremehkan.

Menit 24: Simeone diperingatkan wasit agar tidak menghalangi Pickford dalam situasi korner, tapi dia tetap melakukannya. Pelanggaran untuk Simeone.

Menit 28: Para pemain Inggris mulai frustrasi, termasuk Tuchel di tepi lapangan. Mac Allister menekel James tanpa dianggap pelanggaran.

Menit 31: Fernandez termasuk dari tiga pemain yang menjegal pergerakan Bellingham.

Menit 33: Simeone mencoba mengganggu Guehi dalam perebutan bola dengan kepalanya, lalu melanggar Guehi dari belakang.

Menit 34: Molina menabrak punggung Bellingham.

Menit 36: Messi melewati Kane dan Gordon sebelum Anderson menabraknya hingga mendapatkan kartu kuning pertama dalam pertandingan ini. Messi menendang ringan ke arah Spence saat ia terjatuh.

Menit 37: Pemain Argentina protes dan memicu adu argumen di tengah lapangan. Kane berbicara dengan wasit sambil menutup mulut. Mac Allister dan Paredes meminta wasit mengusir Kane.

Menit 41: Kartu kuning buat Lisandro Martinez. Ia menarik Rogers saat berusaha melakukan serangan balik.

Menit 45+1: Saat James hendak melakukan lemparan ke dalam, seseorang dari bench Argentina melemparkan bola kembali ke lapangan untuk menghalanginya.

Menit 45+2: Paredes melakukan tekel tinggi terhadap Anderson. Bellingham menegur Paredes.

Akhir babak I: Messi dan Fernandez mengerubungi wasit setelah meniup peluit tanda jeda. Messi terus membisiki dan mendebatnya sambil berjalan ke luar lapangan.

Menit 48: Bellingham menekan Messi di garis gawang. Messi menyingkirkan Bellingham hingga menabrak papan iklan.

Menit 51: Romero mendapat kartu kuning karena menjatuhkan Bellingham ke tanah dengan kedua lengannya untuk menghentikan serangan balik.

Menit 53: Simeone mengayunkan lengannya ke belakang dan mengenai wajah Spence. Wasit tak menganggap layak dikartu kuning.

Menit 58: Saat Pickford berusaha menguasai bola, Romero tetap berdiri sehingga sang kiper terjatuh menimpa tubuhnya lalu bertabrakan.

Menit 73: Messi sedikit mendorong Spence saat melakukan lemparan ke dalam.

Menit 85: Setelah gol Fernandez lahir, Romero merayakan dan berteriak di depan wajah Pickford.

Menit 88: Stones terjatuh akibat cedera kepala yang menyebabkan permainan terhenti. Para pemain Argentina mengelilingi wasit untuk protes.

Menit 90+2: Montiel melontarkan kata-kata kasar kepada Bellingham saat lemparan ke dalam.

Menit 90+7: Emi Martinez menangkap bola udara dan terjatuh untuk mengulur waktu sambil tersenyum lebar.

Waktu penuh: Perayaan kemenangan Argentina dianggap berlebihan, membuat marah beberapa pemain Inggris. Henderson mendorong Lautaro, Rogers terlibat keributan dengan sekelompok pemain, Bellingham menepuk kepala Barco.

Setelah pertandingan: Para pemain Argentina merayakan kemenangan dengan spanduk bertuliskan 'Kepulauan Falkland milik Argentina'. Pesan politis ini bermuatan provokatif bagi hubungan kedua negara dan berpotensi mendatangkan sanksi FIFA.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.