Mulai dari Reseller Saat SMA, Cewek Manado Syalomitha Kekung Kini Tangani Klien dari 3 Negara
Dewangga Ardhiananta July 17, 2026 12:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bekerja dari rumah sambil melayani klien dari berbagai negara menjadi keseharian yang dijalani Syalomitha Kirsten Kekung.

Perempuan asal Manado ini kini berprofesi sebagai Virtual Assistant (VA) dan Freelancer yang menangani tiga klien dari negara berbeda.

Meski masih berusia muda, Syalomitha telah memiliki pengalaman kerja lebih dari dua tahun.

Kepada Tribunmanado.co.id melalui whatsapp pada Kamis (16/7/2026), ia berbagi cerita.

Perjalanannya dimulai saat berusia 17 tahun ketika masih duduk di bangku SMA.

TONAL - Syalomitha Kirsten Kekung, perempuan asal Manado ini kini berprofesi sebagai Virtual Assistant (VA) dan Freelancer yang menangani tiga klien dari negara berbeda. Meski masih berusia muda, Syalomitha telah memiliki pengalaman kerja lebih dari dua tahun.

Kala itu, cewek kelahiran Manado, Sulawesi Utara (Sulut), 14 Juli 2004 ini memulai usaha sebagai reseller dan terus mencoba berbagai peluang kerja lainnya.

"Saya sempat jualan produk digital, jadi KOL, Event Organizer, admin, dan beberapa pekerjaan lainnya," ujar Syalomitha Kekung.

Saat ini, ia bekerja sebagai Virtual Assistant yang membantu kebutuhan operasional tiga klien sekaligus.

Klien yang ditanganinya berasal dari sebuah organisasi di kawasan Asia Tenggara yang berbasis di Filipina, seorang entrepreneur asal Turki, serta seorang entrepreneur Indonesia.

Dalam menjalankan pekerjaannya, Syalomitha mengandalkan pengaturan waktu yang disiplin.

Menurutnya, tantangan terbesar adalah membagi fokus dan memastikan seluruh pekerjaan dari masing-masing klien dapat diselesaikan tepat waktu.

"Karena menghandle tiga klien, saya harus bisa membagi waktu, mengatur workflow, dan tetap fleksibel, apalagi kalau ada tugas mendadak," katanya.

Meski memiliki banyak tanggung jawab, ia menilai pekerjaan sebagai Virtual Assistant memberikan keuntungan berupa fleksibilitas waktu.

Hal itu membuatnya tetap bisa menjalani berbagai aktivitas lain di luar pekerjaan.

Ia mengaku memilih profesi tersebut agar dapat mengisi masa muda dengan kegiatan positif sekaligus tetap memiliki keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Selain bekerja, Syalomitha juga aktif membangun relasi, mencoba hal-hal baru, membantu orang lain, hingga terlibat dalam kegiatan organisasi.

Namun, perjalanan kariernya tidak selalu berjalan mulus.

Ia mengaku pernah mengalami berbagai kegagalan saat mencari pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuannya.

Saat pertama kali terjun ke dunia Virtual Assistant, Syalomitha mencoba mencari klien melalui berbagai platform kerja dan mengirim pesan langsung melalui media sosial.

Upaya tersebut belum langsung membuahkan hasil.

Meski sempat kecewa, ia terus memperkuat personal branding, memperluas jaringan pertemanan, serta meningkatkan kemampuan dengan mempelajari hal-hal baru.

Usahanya akhirnya membuahkan hasil.

Dalam satu tahun terakhir, ia mengaku telah dihubungi lima klien yang menawarkan kerja sama.

Bagi para pencari kerja, Syalomitha berpesan agar tidak mudah menyerah saat menghadapi kegagalan.

Menurutnya, selalu ada jalan lain untuk mencapai tujuan meski rencana tidak berjalan sesuai harapan.

"Jangan menyerah dengan mimpi sendiri. Jika gagal di satu jalan, cari jalan lain. There's Always Another Way," tuturnya.

Biodata

Nama: Syalomitha Kirsten Kekung

Tempat, Tanggal Lahir: Manado, 14 Juli 2004

Profesi: Virtual Assistant dan Freelancer

Hobi: Mencoba hal baru, mendengarkan lagu, dan menonton film

Instagram: @syalomithakirsten dan @startwith.syaa

(TribunManado.co.id/Pet)

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.