Jadi Modal saat Bebas, Warga Binaan Banjarnegara Dilatih Beternak Ayam Petelur
khoirul muzaki July 17, 2026 02:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA- Komitmen Rutan Kelas IIB Banjarnegara dalam menghadirkan pembinaan yang produktif diwujudkan melalui berbagai program yang berdampak nyata.

Salah satunya melalui budidaya ayam petelur sebagai bagian dari implementasi program ketahanan pangan.

Sebanyak 120 ekor ayam petelur yang dipelihara telah menghasilkan kurang lebih 3 kilogram telur setiap hari, Rabu, (15/7/2026). 

Meski masih dalam tahap pengembangan, hasil yang diperoleh mulai memberikan dampak nyata.

Hasil panen tersebut saat ini dipasarkan kepada para pegawai sebagai bentuk pemanfaatan hasil produksi sekaligus langkah awal membangun sistem pemasaran yang berkelanjutan.

Media Pembelajaran

Pelaksana Harian Kepala Rutan Banjarnegara, Suparno, mengatakan, program budidaya ayam petelur tidak semata-mata berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.

“Kami ingin pembinaan di Rutan benar-benar menghasilkan manfaat. Selain mendukung program ketahanan pangan, kegiatan ini membekali warga binaan dengan pengalaman dan keterampilan beternak yang memiliki nilai ekonomi.

Ke depan, kami optimistis produktivitas akan terus meningkat sehingga hasilnya tidak hanya memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga dapat dipasarkan kepada masyarakat," ujar Suparno.

Adi Riyanto, petugas yang mengoordinasikan pengelolaan peternakan ayam petelur dan program ketahanan pangan di Rutan Banjarnegara, menyampaikan bahwa perkembangan budidaya ayam petelur menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan.

Ini karena perawatan yang dilakukan secara konsisten serta kolaborasi antara petugas dan warga binaan dalam pemeliharaan.

"Harapannya, ke depan telur maupun hasil ternak lainnya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga dipasarkan kepada masyarakat sebagai bagian dari optimalisasi program pembinaan kemandirian dan dukungan terhadap ketahanan pangan," ungkap Adi Riyanto.


Setiap proses pemeliharaan dilakukan secara rutin dengan pendampingan petugas, mulai pemberian pakan, perawatan kandang, hingga pengambilan hasil panen.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja kepada warga binaan.

Melalui pengembangan budidaya ayam petelur ini, Rutan Banjarnegara optimis mampu menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan, produktif, dan bernilai ekonomis.

Harapannya, ketika produksi semakin optimal, hasil panen tidak hanya dinikmati oleh lingkungan internal, tetapi juga dapat dipasarkan kepada masyarakat luas.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.