Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan setiap lulusan Sekolah Rakyat jenjang SMA mendapat dua kesempatan setelah lulus, yakni melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau menjadi pekerja terampil. Gus Ipul mengatakan, untuk mereka yang ingin bekerja di luar negeri akan dipersiapkan kemampuan bahasanya.
"Jadi nanti lulusannya seperti ini, tidak boleh lulus SMA berhenti. Mau kuliah atau mau menjadi pekerja terampil," jelasnya saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 bagi siswa-siswi baru di Sekolah Rakyat permanen Kabupaten Sragen, Jawa Tengah dikutip dari laman Kementerian Sosial dikutip Jumat (17/7/2026).
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas mengatakan pihaknya akan menyiapkan fasilitas agar para lulusan Sekolah Rakyat SMA bisa melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan.
"Kami di Pemerintah Kabupaten Sragen sudah mendiskusikan bahwa anak-anak dari keluarga yang tidak mampu nanti akan kami (sediakan) kursus khusus untuk bisa masuk ke sekolah-sekolah ikatan kedinasan," ungkap Sigit.
Sigit optimis Sekolah Rakyat akan melahirkan pemimpin-pemimpin di masa mendatang.
"Saya yakin juga suatu saat kelak akan ada menteri yang lahir dari (lulusan) Sekolah Rakyat," tuturnya.
Manfaat yang Didapat Lulusan Sekolah Rakyat
Dalam kesempatan lain, pemerintah juga telah mengungkapkan sederet manfaat yang akan diterima lulusan Sekolah Rakyat. Berdasarkan arsipdetikcom, para siswa jenjang SMA akan dibimbing dengan bantuan masuk ke perguruan tinggi baik dari pemerintah maupun pihak swasta.
Selain beasiswa, pemerintah juga menyiapkan jalur pendidikan vokasi dan pelatihan kerja yang disesuaikan dengan minat dan bakat siswa. Pemerintah akan menggunakan talent mapping untuk mengetahui arah pengembangan siswa.
Lebih lanjut, pemerintah juga akan menggandeng BUMN hingga perusahaan swasta dalam menyediakan lapangan kerja yang sesuai bagi para alumni Sekolah Rakyat.





