TRIBUNMANADO.CO.ID - KfW Development Bank Jerman turut menjadi mitra pendukung investasi konservasi kawasan perairan daerah di Likupang Minahasa Utara.
Program ini dilaksanakan komunitas lokal setempat dengan pendampingan Wildlife Conservation Society (WCS) yang didukung penuh Uni Eropa.
Country Director KfW Dev. Bank Germany di Indonesia, Burkhard Hinz mengungkapkan, pihaknya turut mendukung program ini karena Indonesia negeri yang indah dan kaya keanekaragaman hayati.
Keanekaragaman hayati itu tidak hanya untuk Indonesia sendiri tapi menopang kebutuhan dunia.
Begitu pula dengan keanekaragaman hayati di laut seperti ekosistem terumbu karang dan mangrove yang menjadi zona karbon biru.
"Misi kami, bagaimana ini nantinya diwariskan kepada generasi yang akan datang," kata Hinz kepada Tribunmanado.co.id, Jumat 17 Juli 2026.
Katanya, potensi ekonomi biru yang ada di kawasan Likupang dan sekitarnya juga berkaitan dengan keamanan pangan dan merawat zona karbon.
"Karena itulah kami mendukung program ini. Kami melakukan pembiayaan kemitraan bersama Uni Eropa. Mendesain program yang bervisi pada pelestarian lingkungan," katanya lagi.
Burkhard Hinz bangga karena program konservasi berdampak nyata. Nelayan setempat bisa mendapatkan hasil tangkapan yang lebih banyak ketika metode buka tutup bagan diterapkan.
"Kuncinya adalah kita mengubah cara pandang dan pola pikir serta bertindak lewat metode yang peduli lingkungan. Jika tidak ada kepedulian bagi pelestarian lingkungan, itu sebuah kegagalan," jelasnya lagi. (Ord/ndo)
Baca juga: Harapan CIRAD Prancis Bagi Nelayan di Kawasan Konservasi Perairan Likupang Minahasa Utara
(TribunManado.co.id/Ndo)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini