Kemarau Panjang, 298 KK di Dua Desa Sumedang Alami Krisis Air Bersih
Dedy Herdiana July 17, 2026 05:35 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG – Sebanyak 298 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau berkepanjangan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang kini menyalurkan bantuan air bersih ke dua desa yang mengalami kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan dua desa yang terdampak berada di Kecamatan Ujungjaya dan Kecamatan Cimalaka.

"Baru dua desa yang mengalami krisis air bersih, yaitu Desa Cibuluh dan Desa Serang. Di Desa Cibuluh ada 200 KK terdampak, sedangkan di Desa Serang sebanyak 98 KK," kata Bambang saat dikonfirmasi Tribun Jabar, Jumat (17/7/2026).

Menurut Bambang, krisis air bersih mulai dirasakan warga dalam beberapa pekan terakhir seiring berkurangnya ketersediaan sumber air akibat musim kemarau.

"Baru beberapa pekan," ujarnya.

Baca juga: Kadisdik Sumedang Dianugerahi Penghargaan ASN Berprestasi, Ini Pesan Bupati Dony

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, BPBD Kabupaten Sumedang menyalurkan pasokan air bersih menggunakan mobil tangki.

Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan ke masing-masing desa terdampak. Penyaluran dilakukan berdasarkan permintaan dari pemerintah desa maupun pemerintah kecamatan.

"Untuk pemenuhan air bersih disuplai BPBD. Sebanyak 5.000 liter didistribusikan untuk kebutuhan setiap desa yang terdampak. Pengiriman dilakukan sesuai permintaan dari kepala desa atau camat," katanya.

Ia menyebutkan, BPBD Kabupaten Sumedang terus memantau perkembangan dampak musim kemarau dan tidak menutup kemungkinan penyaluran air bersih diperluas apabila wilayah terdampak kekeringan bertambah.

"Diprediksi bakal meluas ke beberapa wilayah dan kami siap distribusikan air bersih sesuai periintah Pak Bupati. Warga Sumedang diimbau untuk menghemat penggunaan air, hal ini untuk mengantisipasi potensi krisis air," katanya. (*)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.