TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI – Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dikenal memiliki banyak destinasi wisata alam dengan panorama yang masih asri.
Mulai dari perbukitan dengan pemandangan matahari terbit dan terbenam, pantai tersembunyi di kawasan selatan, hingga air terjun yang berada di tengah hamparan alam hijau.
Bagi wisatawan yang ingin mencari suasana berbeda saat liburan akhir pekan, Wonogiri bisa menjadi pilihan menarik.
Baca juga: Rekomendasi Wisata di Klaten: Ada Umbul Sraten, Pemandian Alami dengan Air Jernih untuk Keluarga
Selain menawarkan pemandangan indah, beberapa tempat wisata di daerah ini juga menghadirkan pengalaman petualangan karena lokasinya berada di kawasan perbukitan dan pedesaan.
Berikut lima rekomendasi wisata di Wonogiri yang menawarkan view alam memukau.
Bagi pencinta pemandangan matahari terbenam, Bukit Widodaren bisa menjadi salah satu tujuan wisata yang patut dikunjungi.
Bukit yang berada di Kecamatan Selogiri ini terkenal memiliki panorama sunset yang indah.
Dari atas bukit, pengunjung dapat menikmati pemandangan hamparan alam Wonogiri dengan suasana yang tenang.
Bukit Widodaren memiliki ketinggian sekitar 350 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Untuk mencapai puncaknya, pengunjung tidak perlu melakukan pendakian panjang karena waktu trekking hanya membutuhkan sekitar 15 menit.
Lokasinya juga cukup mudah dijangkau karena hanya berjarak sekitar 10 menit perjalanan dari pusat Kota Wonogiri.
Dengan akses yang relatif mudah, Bukit Widodaren cocok dikunjungi bersama keluarga maupun teman untuk menghabiskan waktu sore sambil menikmati suasana alam.
Baca juga: Rekomendasi Wisata Murah Meriah di Sukoharjo, Ada Platar Ombo dengan Panorama Perbukitan
Bukit Cumbri menjadi salah satu destinasi populer di Wonogiri yang menawarkan pemandangan alam dari ketinggian.
Tempat ini dikenal dengan panorama awan yang tampak mempesona, terutama saat pagi hari ketika wisatawan datang untuk menikmati matahari terbit atau sunrise.
Bukit Cumbri berada di ketinggian sekitar 638 mdpl.
Untuk mencapai puncaknya, pengunjung perlu melakukan trekking kurang lebih satu jam sehingga kondisi fisik perlu dipersiapkan dengan baik.
Sesampainya di atas bukit, rasa lelah selama perjalanan akan terbayarkan dengan pemandangan luas berupa perbukitan hijau dan hamparan awan yang menawan.
Bukit Cumbri berada di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri.
Dari pusat Kota Wonogiri, perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam.
Baca juga: Rekomendasi Wisata di Klaten: Ada Umbul Brintik, Pemandian Mata Air Alami yang Juga Wisata Terapi
Tidak hanya memiliki kawasan perbukitan, Wonogiri juga menyimpan pantai cantik yang belum banyak diketahui wisatawan, salah satunya Pantai Karang Payung.
Pantai yang berada di Kecamatan Paranggupito ini menawarkan suasana alami dengan pemandangan laut selatan yang masih relatif sepi.
Salah satu alasan pantai ini belum terlalu ramai adalah akses menuju lokasi yang cukup menantang.
Kendaraan tidak bisa langsung sampai ke bibir pantai, sehingga pengunjung harus berjalan kaki sekitar 250 meter melewati area ladang warga.
Meski membutuhkan usaha lebih, perjalanan tersebut akan terbayar dengan pemandangan pantai yang masih alami, lengkap dengan hamparan pasir dan batu karang yang menjadi daya tarik utama.
Dari pusat Kota Wonogiri, perjalanan menuju Pantai Karang Payung membutuhkan waktu sekitar dua jam.
Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner di Kawasan Pasar Kembang Solo, dari Ayam Penyet hingga Bestik Legendaris
Wisata Alam Kahyangan di Kecamatan Tirtomoyo menjadi salah satu tempat yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memiliki cerita sejarah dan legenda yang kuat.
Tempat ini dipercaya masyarakat sebagai lokasi petilasan yang berkaitan dengan kisah Panembahan Senopati dan Ratu Kidul.
Dahulu, kawasan ini dikenal dengan nama Pesiraman yang dipercaya menjadi tempat mandi Danang Sutawijaya sebelum menjadi Raja Mataram.
Dalam cerita yang berkembang di masyarakat, lokasi ini juga disebut sebagai tempat pertemuan Panembahan Senopati dengan Ratu Kidul.
Selain cerita legendanya, kawasan Kahyangan menawarkan suasana alam yang sejuk dengan pepohonan dan lingkungan yang masih alami.
Wisatawan yang berkunjung dapat menikmati suasana tenang sekaligus mengenal cerita rakyat yang berkembang secara turun-temurun di wilayah tersebut.
Lokasinya berjarak 43 kilometer dari Pusat Kota Wonogiri, bisa ditempuh kurang lebih 1 jam 10 menit kendaraan pribadi.
Baca juga: Rekomendasi Wisata di Klaten: Umbul Sigedang-Kapilaler, Pemandian Alami dengan Air Sebening Kaca
Air Terjun Banyu Nibo menjadi salah satu destinasi alam menarik di kawasan perbatasan Wonogiri dan Gunungkidul.
Air terjun ini berada di Dusun Ngluwur, Kepuhsari, Mayaran, Wonogiri.
Namun, beberapa sumber juga menyebut lokasinya berada di wilayah Karangsari, Semin, Gunungkidul, karena kawasan tersebut memang berada di perbatasan dua daerah.
Lokasinya berjarak 27.4 kilometer dari Pusat Kota Wonogiri, bisa ditempuh kurang lebih 45 menit kendaraan pribadi.
Untuk mencapai lokasi air terjun, wisatawan harus melewati jalur yang cukup menantang.
Perjalanan dilakukan melalui jalan berkelok, pematang sawah, hingga mengitari area perbukitan.
Namun sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan alam yang menarik, mulai dari hamparan sawah bertingkat hingga bukit hijau yang masih alami.
Setelah sampai di lokasi, suasana sejuk dan panorama air terjun yang indah menjadi hadiah bagi wisatawan yang telah melewati perjalanan panjang.
(*)