Resmi! 288 Siswa Lolos SPMB SMA Negeri 1 Sambas 2026, Ini Rincian Kuota Tiap Jalur
Maudy Asri Gita Utami July 17, 2026 07:32 PM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 1 Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, telah resmi berakhir dengan hasil yang menggembirakan. 

Seluruh kuota peserta didik baru berhasil terpenuhi setelah seluruh tahapan seleksi, registrasi akun, hingga daftar ulang dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. 

Sebanyak 288 calon peserta didik kini resmi menjadi siswa baru dan akan memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin, 20 Juli 2026.

Antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMA Negeri 1 Sambas kembali terlihat sangat tinggi pada pelaksanaan SPMB tahun ini. 

Ribuan calon peserta didik mengikuti setiap tahapan pendaftaran secara daring melalui sistem yang disediakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. 

Seluruh peserta yang dinyatakan lolos juga telah menyelesaikan proses registrasi ulang yang resmi ditutup pada Jumat, 17 Juli 2026.

• Kepedulian Tanpa Henti, Brimob Kalbar Terus Gelar Jumat Berbagi kepada Masyarakat

Wakil Ketua SPMB SMA Negeri 1 Sambas, Heri Sasmita, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan SPMB berlangsung dengan baik dan tidak mengalami kendala yang berarti. 

Menurutnya, seluruh rangkaian seleksi hingga penetapan peserta didik baru dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Alhamdulillah proses SPMB sejauh ini berjalan lancar. Antusias pendaftar luar biasa. Sangat banyak sekali yang mendaftar di SMA Negeri 1 Sambas," ujar Heri Sasmita, Jumat 17 Juli 2026. 

Selama berlangsungnya tahapan penerimaan murid baru, panitia tetap membuka berbagai layanan informasi bagi masyarakat. 

Pelayanan tersebut tidak hanya dilakukan secara daring, tetapi juga secara langsung di lingkungan sekolah bagi calon peserta didik maupun orang tua yang membutuhkan pendampingan.

Menurut Heri, banyak calon siswa yang datang untuk memperoleh penjelasan mengenai tata cara pembuatan akun, proses pendaftaran, mekanisme pemilihan jalur, hingga informasi mengenai kuota penerimaan pada masing-masing jalur seleksi.

"Tetap kami layani dalam memberikan informasi terkait pembuatan akun, cara-cara mendaftar, tutorial pendaftaran, hingga berbagai pertanyaan mengenai kuota dan proses seleksi," katanya.

Ia menjelaskan, kuota penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri 1 Sambas tahun ini ditetapkan sebanyak 288 siswa. Kuota tersebut dibagi melalui beberapa jalur penerimaan, yakni jalur afirmasi, mutasi, domisili, dan prestasi sesuai ketentuan pelaksanaan SPMB Provinsi Kalimantan Barat.

"Jumlah kuota di SMAN 1 Sambas itu berjumlah 288. Dari semua jalur, dari afirmasi, mutasi, domisili, dan prestasi. Sesuai dengan persentase yang telah ditentukan dalam petunjuk pelaksanaan SPMB," jelasnya.

Secara rinci, jalur afirmasi semula memperoleh kuota sekitar 80 peserta didik, jalur mutasi sebanyak 14 siswa, jalur domisili sebanyak 99 siswa, sedangkan jalur prestasi sekitar 85 siswa.

Namun, pada pelaksanaannya terdapat beberapa kuota yang tidak terisi, terutama pada jalur mutasi dan afirmasi kategori disabilitas.

Kuota yang tidak terpenuhi tersebut kemudian dialihkan ke jalur prestasi sesuai ketentuan yang berlaku. 

Dengan demikian, jumlah peserta didik yang diterima melalui jalur prestasi mengalami penambahan hingga mencapai sekitar 102 siswa.

"Semuanya sudah terpenuhi dari berbagai jalur. Namun kemarin ada jalur yang tidak terpenuhi seperti mutasi dan afirmasi disabilitas, sehingga kuota tersebut dialihkan ke jalur prestasi. Akibatnya jumlah penerimaan di jalur prestasi bertambah menjadi kurang lebih 102 peserta didik," terang Heri.

Lebih lanjut, Heri memastikan tidak ada hambatan serius selama proses registrasi maupun pendaftaran akun peserta didik baru. 

• Komitmen Layani Masyarakat, RS Bhayangkara Pontianak Dapat Apresiasi Dewan Pengawas BPJS Kesehatan

Kendala yang sempat muncul hanya terjadi pada hari pertama pembukaan setiap jalur penerimaan, ketika banyak calon peserta mengakses sistem secara bersamaan sehingga menyebabkan layanan sempat mengalami perlambatan.

"Sampai saat ini kendala yang begitu menyulitkan tidak ada. Memang di hari pertama biasanya peserta agak kesulitan login karena banyak yang mengakses sistem secara bersamaan. Namun kondisi tersebut hanya berlangsung dari pagi hingga sekitar siang, setelah itu sistem kembali normal," ungkapnya.

Menurutnya, tingginya jumlah pengguna yang mengakses laman SPMB secara serentak dari berbagai daerah di Kalimantan Barat menjadi penyebab utama terjadinya gangguan sementara pada sistem.

Saat ini seluruh hasil seleksi pada masing-masing jalur penerimaan telah diumumkan melalui laman resmi SPMB Provinsi Kalimantan Barat. 

Setelah menyelesaikan tahapan daftar ulang pada 17 Juli 2026, seluruh peserta didik yang dinyatakan diterima akan mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan mulai Senin, 20 Juli 2026.

"Setiap jalur memiliki tahapan masing-masing, mulai dari pendaftaran, masa sanggah, hingga pengumuman. Hari ini merupakan batas akhir daftar ulang. Selanjutnya siswa baru akan mulai mengikuti kegiatan MPLS pada tanggal 20 Juli 2026," tutup Heri. 

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.