Bus Sekolah Gratis Kota Kediri Dikenalkan ke Siswa Baru saat MPLS, Dishub Siap Tambah Armada
Rendy Nicko July 17, 2026 08:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri memanfaatkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk memperkenalkan layanan bus sekolah gratis kepada para siswa baru. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), sosialisasi digelar selama tiga hari di sejumlah SMP dengan harapan semakin banyak pelajar beralih menggunakan transportasi umum yang aman, nyaman, dan tanpa biaya.

Sosialisasi berlangsung di SMPN 8 Kota Kediri dan diikuti 352 siswa baru. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di SMPN 5 dan SMPN 7 Kota Kediri. Materi yang diberikan meliputi rute bus, jadwal operasional, hingga edukasi keselamatan berlalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri Arief Cholisudin mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan mengenalkan layanan bus sekolah gratis sebagai alternatif transportasi bagi pelajar, khususnya siswa SMP yang secara aturan belum diperbolehkan mengendarai sepeda motor sendiri.

"Melalui sosialisasi ini kami mengenalkan adanya bus sekolah yang melayani siswa untuk antar jemput. Ini penting, karena siswa usia SMP secara hukum belum diperbolehkan mengendarai motor sendiri. Selain itu, siswa baru bisa lebih mengenal dan memanfaatkan fasilitas bus sekolah," kata Arief Cholisudin, Jumat (17/7/2026).

Baca juga: Evakuasi Truk Terguling di Watulimo Trenggalek Butuh Waktu 4 Jam, Tali Seling Penarik Sempat Putus

Selain memberikan layanan transportasi gratis, Dishub Kota Kediri menilai bus sekolah juga memiliki manfaat dalam membentuk karakter pelajar. Siswa diajak belajar disiplin terhadap jadwal keberangkatan, lebih mandiri tanpa bergantung pada orang tua, sekaligus memiliki ruang berinteraksi dengan teman sebaya selama perjalanan.

"Dengan naik bus sekolah anak dilatih untuk disiplin bangun pagi dan memahami jadwal keberangkatan agar tidak tertinggal. Selain itu, kemandirian siswa turut terasah karena mereka tidak perlu lagi diantar jemput oleh orang tua," jelas Arief.

Saat ini, bus sekolah berangkat dari Terminal Tamanan pukul 05.45 WIB. Sementara jadwal penjemputan pulang sekolah berlangsung pukul 14.30 WIB pada Senin hingga Kamis dan pukul 13.30 WIB setiap Jumat. Seluruh armada telah dilengkapi AC, fasilitas P3K, berkapasitas 28 penumpang, serta menjalani uji KIR secara berkala setiap enam bulan.

Arief menjelaskan, sejak diluncurkan pada 2016, layanan bus sekolah gratis terus berkembang. Armada yang awalnya hanya berjumlah tiga unit kini bertambah menjadi lima unit dengan tetap melayani tiga rute. Bahkan, Dishub siap menambah armada apabila jumlah pengguna meningkat setelah sosialisasi MPLS.

"Tidak menutup kemungkinan kita tambahkan armada mengingat tahun kemarin setelah kita melakukan MPLS ada penambahan minat dari adik-adik hingga kapasitas kursi terisi penuh," paparnya.

Layanan bus sekolah gratis tersebut telah menjadi solusi bagi banyak pelajar. Salah satunya dirasakan Syahila Dwikirani, siswi kelas IX yang tinggal di Kelurahan Mrican. Ia mengaku hampir setiap hari memanfaatkan bus sekolah dari titik penjemputan di kawasan Dermo.

"Keberadaan bus sekolah ini sangat membantu, terutama saat orang tua sedang sibuk bekerja di luar kota atau berhalangan mengantar ke sekolah. Saya bisa naik bus untuk ke sekolah," ungkap Syahila.

Menurut Syahila, bus sekolah selalu datang sesuai jadwal, sekitar pukul 06.15 WIB di titik penjemputannya. Fasilitas yang tersedia juga dinilai nyaman karena dilengkapi pendingin ruangan, sementara petugas di dalam bus dikenal ramah. Ia pun mengajak teman-temannya memanfaatkan layanan tersebut karena selain memudahkan perjalanan ke sekolah juga membantu mengurangi kemacetan.

Antusiasme juga ditunjukkan Fenecia Erlita Arzifa Syarwa, siswi baru kelas VII asal Kelurahan Semampir. Setelah mengikuti sosialisasi MPLS, ia semakin tertarik mencoba menggunakan bus sekolah gratis sebagai sarana transportasi harian.

"Setelah mendapatkan penjelasan lebih lengkap, saya jadi tertarik mencoba bus sekolah. Ini bisa menjadi solusi ketika orang tua sedang sibuk dan tidak sempat mengantar ke sekolah," tutur Fenecia.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.