TRIBUNGORONTALO.COM – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Danau Perintis, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Kamis (16/7/2026) malam.
Ratusan warga menghadiri kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama untuk mengenang tujuh hari wafatnya almarhum Rachmat Gobel.
Doa dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mengenang pengabdian almarhum semasa hidupnya bagi Gorontalo dan Indonesia.
Bupati Bone Bolango Ismet Mile hadir bersama Wakil Bupati Bone Bolango Risman Tolingguhu serta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango.
Dalam kesempatan tersebut, Ismet mengaku sangat kehilangan atas kepergian Rachmat Gobel salah satu putra daerah yang terus membangun Gorontalo.
Menurutnya, almarhum bukan hanya tokoh nasional yang berhasil mengharumkan nama Gorontalo, tetapi juga sahabat yang telah lama dikenalnya.
"Hari ini adalah hari ketujuh beliau meninggalkan kita semua. Insya Allah kita terus mendoakan beliau. Semoga Allah SWT membukakan pintu surga sesuai dengan amal ibadah dan pengabdian beliau selama hidup di dunia," kata Ismet Mile dihadapan tamu undangan.
Lebih lanjut Ismet kemudian mengenang awal kebersamaannya dengan Rachmat Gobel saat almarhum pertama kali mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI.
Kala itu, Ismet dipercaya menjadi Ketua Tim Pemenangan Rachmat Gobel. Dari kedekatan tersebut, Ismet menyaksikan secara langsung besarnya perhatian almarhum terhadap pembangunan Gorontalo.
"Beliau dekat dengan saya. Ketika mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada periode pertama, saya menjadi ketua tim pemenangannya. Karena itu saya termasuk orang yang sangat merasa kehilangan," bebernya.
Baca juga: Pemkab Gorontalo Gelar Zikir Al Matsurat dan Doakan Mendiang Rachmat Gobel
Bagi Ismet pribadi, salah satu karakter yang paling melekat dari sosok Rachmat Gobel ialah komitmennya dalam memperjuangkan kemajuan daerah.
Kata politisi PPP itu, di berbagai kesempatan, almarhum terus mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Gorontalo agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga ke pelosok.
Bagi masyarakat Gorontalo, lanjut Ismet, Rachmat Gobel bukan sekadar tokoh politik maupun pejabat negara.
Dia merupakan putra daerah yang mampu mengangkat nama Gorontalo di tingkat nasional tanpa melupakan kampung halamannya.
"Dalam suasana duka seperti ini, tidak ada yang bisa kita berikan selain doa. Semoga segala kesalahan dan kekhilafan beliau diampuni Allah SWT dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya," ucapnya.
Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemkab Bone Bolango, Ismet Mile juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga besar almarhum.
"Saya selaku Bupati Bone Bolango menyampaikan rasa kehilangan dan belasungkawa atas berpulangnya putra terbaik daerah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," pungkasnya.
Dari lapangan terlihat ratusan warga memadati kawasan tepi Danau Perintis, semalam. Mereka duduk berbaris menghadap panggung utama yang berada di atas pelataran tepi danau.
Sejumlah tokoh agama tampak memimpin pembacaan Yasin, zikir, dan doa bersama.
Area kegiatan dihiasi lampu-lampu yang membentang di sepanjang lokasi.
Di sisi kanan terlihat ornamen berbentuk kapal layar yang diterangi cahaya lampu, sementara pantulan cahaya dari dekorasi dan bangunan di seberang danau menghiasi permukaan Danau Perintis.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dengan kehadiran ratusan masyarakat yang mengikuti rangkaian doa bersama untuk mengenang tujuh hari wafatnya almarhum Rachmat Gobel. (*)