TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Tren penerimaan siswa baru di sekolah dasar di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, turun pada tahun ajaran 2026/2027.
Pada tahun ajaran 2026/2027 ini, jumlah total siswa baru tingkat SD di Kabupaten Blitar hanya 9.420 anak dari pagu atau daya tampung lebih 20.000 anak.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Agus Santosa mengatakan, hasil sampling di beberapa titik, memang potensi kelulusan anak kelas TK B yang siap masuk kelas 1 SD minim.
Kondisi itu menjadi salah satu faktor penyebab turunnya siswa baru tingkat SD di Kabupaten Blitar.
"Penerimaan siswa baru tingkat SD turun di Kabupaten Blitar tidak hanya terjadi di sekolah negeri, tapi sekolah swasta juga banyak tidak terpenuhi pagunya," kata Agus, Jumat (17/7/2026).
Baca juga: Truk Terguling di Jurang Watulimo Trenggalek, Puluhan Boks Ikan Dievakuasi
Ia menjelaskan, daya tampung siswa baru tingkat SD di Kabupaten Blitar lebih dari 20.000 anak.
Daya tampung itu dari jumlah total SD baik negeri maupun swasta di Kabupaten Blitar sebanyak 661 lembaga.
Dari pagu lebih 20.000 anak itu, hanya terisi 9.420 anak pada tahun ajaran 2026/2027.
Menurutnya, jumlah penerimaan siswa baru tingkat SD pada tahun ini turun dibandingkan tahun lalu.
Tahun lalu, jumlah siswa baru tingkat SD di Kabupaten Blitar masih lebih 10.000 anak.
"Data kami, pada tahun ini, SD yang dapat memenuhi pagu untuk SD negeri ada 19 lembaga dari total 632 lembaga negeri dan SD swasta hanya ada dua lembaga dari total 32 lembaga," ujarnya.
Menurutnya, Dinas Pendidikan akan mengkaji lebih lanjut fenomena menurunnya jumlah siswa baru tingkat SD di Kabupaten Blitar.
"Kami lihat bagaimana trennya ke depan, kalau terus menurun, salah satu opsinya regrouping. Tentu hal itu harus dikaji matang agar tidak merugikan warga dan anak-anak tetap mendapat sekolah dengan jarak yang tidak terlalu jauh," katanya.
(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)