BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Arsari Tambang memberikan pelatihan (training) kepada 15 pemuda di seluruh wilayah Bangka Belitung melalui Arsari Technical Apprentice Program (ATAP).
Program membangun kompetensi generasi muda untuk masa depan industri tambang yang berkelanjutan Arsari Tambang ini resmi digelar mulai Jumat (17/7/2026).
Acara dijadwalkan akan berlangsung secara marathon mulai hari ini hingga Rabu, 29 Juli 2026 di Ruko Training Center ATAP.
Komisaris Utama PT Mitra Stania Prima Harwendro Adityo Dewanto menyambut baik implementasi program ini.
ATAP merupakan program masa depan yang memang didesain untuk memberikan ruang prestasi kerja bagi masyarakat lokal yang secara keilmuan, pengetahuan dan keterampilan individu sesuai kebutuhan perusahaan.
Selain itu, program ini menjadi bukti komitmen perusahaan untuk turut serta peduli pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakat lokal melalui generasi muda yang berkemampuan dan berkomitmen untuk memajukan diri, daerah dan perusahaan.
“Perusahaan peduli masa depan generasi muda. Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin,” kata Harwendro.
Manager Human Capital Management M Luthfi Fernando menyebutkan program ATAP ini diikuti ratusan pelamar dari seluruh wilayah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dari berbagai tahapan seleksi, hanya 15 orang terbaik dari sejumlah desa yang terpilih dan berhak mengikuti training ATAP selama beberapa waktu.
ATAP bukan program training pada umumnya. Perusahaan memberikan kesempatan magang kerja bagi peserta yang terpilih selama kurun waktu 12 bulan atau satu tahun masa kerja.
Artinya, selama masa magang ini, akan ada penilaian kinerja pada masing-masing individu. Penilaian inilah yang kemudian akan menjadi tolok ukur langkah selanjutnya bagi para peserta layak atau tidak bergabung di Arsari Tambang.
“ini komitmen perusahaan untuk masyarakat lokal. Mereka yang mengikuti adalah perwakilan generasi muda dari masing-masing desa ring 1 wilayah operasional perusahaan. Maksudnya yang berjarak 10 atau 20 kilometer dari perusahaan. Semoga mereka bisa mengikuti program ini secara baik dan berkembang Bersama perusahaan,” kata Luthfi.
Manager PPM Arsari Tambang Suyudi mengatakan program ATAP merupakan jawaban untuk memenuhi rencana induk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat lokal yang telah dicanangkan perusahaan.
Program ini dilahirkan untuk menjadi wadah konkrit masyarakat lokal terutama generasi muda yang berketerampilan baik dan berdedikasi untuk maju dan berkembang bersama Arsari Tambang.
“Mari jadikan program ini sebagai langkah maju masyarakat khususnya generasi muda menatap masa depan lebih baik bersama Arsari Tambang,” sebut Suyudi.
Senior Trainner Arsari Tambang FX Purwanto menyebutkan ada sejumlah materi yang akan diberikan selama program ATAP dilaksanakan. Masing-masing dari peserta akan menerima sejumlah materi atau ilmu pengetahuan kerja yang telah dipersiapkan perusahaan.
Secara umum materi-materi yang akan diterima meliputi pembinaan mental dan fisik, pelatihan pengembangan diri dan etika dalam bekerja, pelatihan dan induksi, health safety dan enviroment (HSE) serta self awareness dan berbagai pembelajaran regular.
“Semuanya sudah terprogram sesuai kebutuhan kerja. Silahkan diikuti dengan baik dan optimalkan kesempatan yang telah hadir di depan mata,” ujar Purwanto.
Pembukaan ATAP ditandai dengan simbolis pemakaian drill kepada perwakilan peserta oleh Manager PPM Arsari Tambang Suyudi dan pemakaian safety helm oleh Sudarmanto. (*/E5)