Ini Lima Cara Makan Pisang agar Gula Darah Tetap Stabil
Mursal Ismail July 17, 2026 10:03 PM

SERAMBINEWS.COM - Pisang tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat meski mengandung gula alami. 

Menurut ahli gizi, yang terpenting bukan menghindari pisang, melainkan cara mengonsumsinya.

Memadukan pisang dengan makanan kaya protein, lemak sehat, atau serat dapat memperlambat penyerapan glukosa sehingga kadar gula darah lebih stabil.

Pilihan pendamping yang dianjurkan antara lain selai kacang tanpa gula, yogurt Yunani, kacang-kacangan, dan oatmeal.

Selain itu, memilih pisang yang belum terlalu matang juga bermanfaat karena mengandung lebih banyak pati resisten.

Pisang juga kaya kalium, vitamin B6, vitamin C, magnesium, dan serat yang baik bagi kesehatan tubuh.

Baca juga: Pisang Ternyata Miliki Banyak Manfaat untuk Kesehatan, Di Antaranya Menjaga Jantung

Dengan pola konsumsi yang tepat, buah ini tetap aman dinikmati oleh orang yang ingin menjaga kadar gula darah.

Mengombinasikan pisang dengan makanan bergizi lain juga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Menurut ulasan Verywell Health, Jumat (17/7/2026), yang mengutip ahli gizi, pisang tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat asalkan dikonsumsi dengan cara yang tepat.

Kuncinya adalah memadukan pisang dengan makanan kaya protein, lemak sehat, atau serat agar penyerapan gula berlangsung lebih lambat. Dengan begitu, kadar gula darah cenderung lebih stabil.

Ahli diet terdaftar sekaligus juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Amy Kimberlain, RDN, CDCES, menjelaskan bahwa pisang tidak perlu dihindari oleh orang yang ingin menjaga kadar gula darah.

Menurutnya, yang terpenting adalah cara mengonsumsinya.

Baca juga: Dosen UTU "Sulap" Limbah Gedebok Pisang Jadi Probiotik Ikan di Lhok Seumot Nagan Raya

Kimberlain menyarankan agar pisang dipadukan dengan makanan yang mengandung protein, lemak sehat, atau serat, seperti selai kacang, yogurt Yunani, kacang-kacangan, maupun oatmeal.

Kombinasi tersebut dapat memperlambat proses pencernaan karbohidrat sehingga pelepasan glukosa ke dalam aliran darah terjadi lebih bertahap.

Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 105 kalori, 27 gram karbohidrat, 3 gram serat, dan 14 gram gula alami.

Pisang juga merupakan sumber kalium, vitamin B6, vitamin C, serta magnesium yang penting untuk mendukung fungsi otot, saraf, dan kesehatan jantung.

Selain itu, pisang yang masih agak hijau mengandung resistant starch atau pati resisten yang dapat membantu memperlambat kenaikan gula darah serta memberi manfaat bagi kesehatan usus.

Tips makan pisang agar gula darah tetap stabil

1. Padukan dengan selai kacang

Salah satu cara terbaik menikmati pisang adalah mengonsumsinya bersama selai kacang tanpa tambahan gula.

Protein dan lemak sehat dari selai kacang membantu memperlambat proses pencernaan karbohidrat sehingga lonjakan gula darah setelah makan dapat dikurangi.

Kombinasi ini juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.

2. Makan bersama yogurt Yunani

Yogurt Yunani mengandung protein tinggi dan probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan.

Menambahkan irisan pisang ke dalam yogurt Yunani dapat menciptakan camilan bergizi dengan keseimbangan karbohidrat dan protein.

Untuk pilihan yang lebih sehat, gunakan yogurt tanpa tambahan gula.

3. Tambahkan kacang-kacangan

Almond, kenari, pistachio, atau kacang mede dapat menjadi pelengkap pisang yang baik.

Kacang-kacangan mengandung lemak tak jenuh, protein, dan serat yang membantu memperlambat penyerapan gula sekaligus mendukung kesehatan jantung.

4. Campurkan ke dalam oatmeal

Oatmeal kaya akan serat larut beta-glukan yang berperan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Menambahkan beberapa irisan pisang ke dalam oatmeal dapat memberikan rasa manis alami tanpa perlu banyak gula tambahan.

Menu ini juga cocok dijadikan sarapan yang mengenyangkan.

5. Pilih pisang yang belum terlalu matang

Tingkat kematangan pisang memengaruhi kandungan gulanya.

Pisang yang masih sedikit hijau mengandung lebih banyak pati resisten dan lebih sedikit gula sederhana dibandingkan pisang yang sangat matang.

Karena itu, memilih pisang yang belum terlalu matang dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah dikonsumsi. (*)

Sumber: https://www.kompas.com/food/read/2026/07/17/201000775/5-cara-makan-pisang-agar-gula-darah-tetap-stabil

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.