Pria di Pantai Permata Probolinggo Dihabisi Teman Sendiri, Motor Korban Dijual di Facebook
Samsul Arifin July 17, 2026 11:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ahsan Faradisi

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Misteri penemuan jasad seorang pria di kawasan Pantai Permata, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya berhasil diungkap kepolisian.

Satreskrim Polres Probolinggo Kota memastikan korban meninggal akibat pembunuhan dan telah menetapkan seorang pria berinisial AN (32) sebagai tersangka.

Dalam penyelidikan, polisi mengungkap tersangka tidak hanya menghilangkan nyawa korban, tetapi juga membawa kabur sepeda motor beserta sejumlah barang milik korban. Kendaraan tersebut bahkan sempat dijual kepada seseorang di Kabupaten Lumajang.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil penyelidikan setelah jasad korban ditemukan di lahan kosong kawasan Pantai Permata pada Sabtu (4/7/2026). Korban diketahui berinisial SA (36), warga Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Polisi kini masih melengkapi berkas penyidikan sekaligus mendalami seluruh rangkaian peristiwa yang berujung pada aksi pembunuhan tersebut.

Baca juga: Atlet Disabilitas Probolinggo Butuh Dukungan Anggaran, NPCI Sampaikan Harapan ke Wabup

Korban dan Tersangka Sempat Bertemu Sebelum Pembunuhan

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban menghubungi tersangka untuk bertemu di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

"Setelah bertemu, keduanya menuju rumah tersangka di Desa Jangur sebelum berkeliling menggunakan sepeda motor milik korban hingga malam hari," kata AKBP Rico, Jumat (17/7/2026).

Selama perjalanan, berdasarkan hasil penyelidikan, korban diduga beberapa kali melakukan tindakan tidak senonoh terhadap tersangka.

"Selama perjalanan itu, korban diduga beberapa kali melakukan tindakan tidak senonoh, seperti memeluk, meraba, dan mencium leher tersangka dari belakang," tutur AKBP Rico.

Polisi Ungkap Kronologi Pembunuhan

Sekitar pukul 00.00 WIB, korban dan tersangka kembali ke Kota Probolinggo dan berhenti di kawasan Pantai Permata, lokasi yang disebut kerap digunakan keduanya untuk membuat siaran langsung di TikTok.

"Di lokasi tersebut, tersangka mengambil palu yang berada di dalam bagasi sepeda motor milik korban lalu memukul kepala korban berulang kali hingga terjatuh, mencekik leher korban sampai tidak berdaya," tambah AKBP Rico.

Setelah korban tidak berdaya, tersangka kemudian mengambil cutter dari dalam tas korban dan menyayat bagian mulut serta leher korban.

Menurut polisi, tindakan tersebut dilakukan untuk mengaburkan motif sebenarnya agar pembunuhan terlihat seperti dilatarbelakangi dendam.

"Setelah memastikan korban meninggal dunia, tersangka menyeret jasad korban sekitar 50 meter ke area ladang yang kemudian menjadi lokasi penemuan mayat lalu membawa kabur sepeda motor, tas korban berisi dompet dan telepon genggam," ujar AKBP Rico.

Motor Korban Dijual, Barang Bukti Dibuang

Usai melakukan pembunuhan, tersangka membawa kabur barang-barang milik korban.

AKBP Rico mengungkapkan sepeda motor korban sempat disembunyikan di area parkir Rumah Sakit Wonolangan selama sekitar tiga hari sebelum akhirnya dijual melalui Facebook kepada seorang pembeli di Kabupaten Lumajang.

"Sepeda motor korban sempat diparkir di area parkir Rumah Sakit Wonolangan selama sekitar tiga hari sebelum akhirnya dijual melalui Facebook ke pembeli di Kabupaten Lumajang, seharga Rp4 juta. Sementara tas dan telepon genggam korban dibuang di pinggir sungai di kawasan depan SPBU Klakah," pungkasnya.

Polisi telah mengamankan tersangka beserta sejumlah barang bukti untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kasus ini masih terus didalami guna melengkapi alat bukti dan berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.