Buku Motivasi Jadi Bacaan Favorit, Nanda Nur Azizah Mahasiswi FKIP ULM Ungkap Alasan
M.Risman Noor July 17, 2026 11:50 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID-Mahasiswi yang satu ini memiliki koleksi buku bertema sosiologi, pengembangan kecerdasan emosional, dan motivasi islami.

Selain itu, ia juga menyimpan beberapa buku yang berkaitan dengan pendidikan untuk menunjang perkuliahan.

Buku yang paling berkesan baginya adalah buku motivasi Islami, berjudul Ucapan-Ucapan Ringan Berpahala Besar karya Ahmad Farisi Al-Ghafuri. 

Buku ini memberikan pengingat bahwa amalan sederhana yang sering diucapkan dalam kehidupan sehari-hari ternyata memiliki nilai pahala yang besar jika dilakukan dengan ikhlas dan penuh kesadaran. 

Baca juga: Mahasiswi UMB Wakili Kalsel di ajang nasional,Raih 2nd Runner Up Beauty Muslimah Indonesia 2026

Baca juga: Isi Larangan Damkar dan Satpol Tanahlaut Agar Karhutla Tak Meluas di Tanahlaut tak Meluas Lagi

"Setelah membacanya, saya menjadi lebih sadar bahwa hal-hal sederhana yang sering dianggap sepele ternyata dapat bernilai ibadah jika dilakukan dengan niat yang baik," kata Nanda Nur Azizah, mahasiswi Pendidikan Sosiologi FKIP Universitas Lambung Mangkurat ini.

Bagi saya, buku ini bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang bernilai kebaikan.

Gadis kelahiran Banjarmasin, 24 Mei 2006 ini mulai menyukai membaca ketika memasuki masa sekolah menengah. 

Saat itu ia mulai tertarik dengan buku-buku yang membahas kehidupan, motivasi, dan hubungan sosial sehingga kebiasaan membaca terus berlanjut hingga sekarang.

"Saya lebih tertarik membaca buku bertema sosiologi, emosional atau kecerdasan emosional, serta buku yang berisi kata-kata motivasi islami," kata warga Bati-Bati, Tanahlaut ini.

Baginya, bacaan tersebut memberikan sudut pandang baru tentang kehidupan, hubungan sosial, dan cara mengembangkan diri.

Nanda biasanya membaca pada waktu luang, terutama pada malam hari setelah menyelesaikan aktivitas kuliah. Jika ada waktu senggang di sela-sela kegiatan, juga menyempatkan diri untuk membaca.

Rata-rata Nanda membaca sekitar 30 menit hingga satu jam hampir setiap hari. Jika sedang tertarik dengan suatu buku, waktu membaca bisa lebih lama.

Manfaat yang dapat ia rasakan dengan membaca buku yaitu membuat lebih mampu memahami diri sendiri dan orang lain, terutama dalam melihat berbagai sudut pandang terhadap suatu permasalahan. 

Selain itu, merasa lebih tenang, lebih mudah mengelola emosi, dan memperoleh banyak inspirasi yang memotivasi untuk terus belajar, berkembang, serta menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.

Baca juga: Dua Pelaku Pencurian Motor Astrea di Tungkaran Banjar Diringkus, Terungkap Gegara Penelusuran CCTV

Membaca juga berubah prestasi bagi Nanda, yaitu meraih Duta Bakat Pendidikan Sosiologi FKIP ULM 2025.

Beberapa diantaranya, juara 2 Menyanyi Solo acara Manaradak 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi.

Peserta Musabaqah Tilawatil Qur'an Mahasiswa Nasional Universitas Lambung Mangkurat (MTQMN ULM) pada tahun 2024.

Peserta MTQ Talent:  Musabaqah Tilawatil Qur'an Mahasiswa (MTQM) tingkat nasional 2025

Urusan membeli buku, ia biasanya membeli buku saat ada buku yang benar-benar ingin saya baca, dan ketika ada rekomendasi menarik

 "Saya membeli buku baik secara offline maupun online. Jika ingin melihat isi dan kualitas bukunya secara langsung, saya memilih membeli di toko buku. Namun, saya juga sering membeli secara online karena lebih praktis dan pilihan bukunya lebih banyak," katanya.

Dalam satu kali belanja, biasanya ia membeli sekitar 2 buku, tergantung kebutuhan dan anggaran yang saya siapkan. (banjarmasinpost.co.id/salmah) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.