TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN – AKBP Ruslaeni resmi ditunjuk sebagai Kapolres Nunukan menggantikan AKBP Bonifasius Rumbewas dalam mutasi Polri 2026.
Perwira menengah Polri yang sebelumnya bertugas di Polda Kepulauan Riau (Kepri) itu dikenal memiliki pengalaman menangani penegakan hukum di wilayah perbatasan, termasuk kasus-kasus industri, perdagangan, dan penyelundupan.
Penunjukan AKBP Ruslaeni tertuang dalam Surat Telegram Kapolri tentang rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Polri.
Sementara AKBP Bonifasius Rumbewas mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Tarakan.
Baca juga: Usai Mutasi Akhir Juni 2026, Daftar 36 Kapolda se-Indonesia Lengkap Tahun Akpol, Cek Kapolda Kaltim
Mutasi tersebut merupakan bagian dari rotasi dan promosi terhadap 1.121 personel Polri yang tertuang dalam tujuh Surat Telegram Kapolri.
Dari jumlah itu, sebanyak 190 personel dipercaya mengisi jabatan kapolres dan pejabat setingkat.
Dikutip dari TribunKaltara.com, di lingkungan Polda Kalimantan Utara, pergantian pimpinan terjadi di dua polres, yakni Polres Nunukan dan Polres Tarakan.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat kelembagaan Polri.
Baca juga: Daftar Lengkap Mutasi Polda Kaltim Juli 2026, Kabid Humas hingga Sejumlah Kapolres Berganti
"Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," ujar Trunoyudo dalam keterangannya.
Ia berharap para personel yang mendapat amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaik di tempat penugasan masing-masing.
"Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat," lanjutnya.
Meski telah ditunjuk sebagai Kapolres Nunukan, AKBP Ruslaeni belum resmi bertugas karena masih menunggu pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab).
Baca juga: Mutasi Polri Juni 2026: Polres IKN Resmi Dibentuk, Kapolri Rombak 1.121 Personel
Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, mengatakan hingga saat ini belum ada jadwal resmi pelaksanaan pelantikan maupun sertijab.
"Belum ada rencana kegiatan pelantikannya," kata Sunarwan saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari TribunBatam.com, AKBP Ruslaeni memiliki pengalaman bertugas di Polda Kepulauan Riau.
Ia mengawali penugasan sebagai Kakorsprim Polda Kepri sebelum dipercaya menjabat Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri pada 2024.
Baca juga: Mutasi Polri Terbaru, Kapolri Mutasi 190 Kapolres, Termasuk Kapolres Tarakan dan Nunukan
Jabatan tersebut dinilai strategis karena Kepulauan Riau merupakan wilayah perbatasan dengan jalur perairan yang kerap menjadi lokasi pengungkapan kasus penyelundupan.
Pengalaman menangani penegakan hukum di bidang industri dan perdagangan di kawasan perbatasan menjadi salah satu modal penting sebelum dipercaya memimpin Polres Nunukan.