Profil Careca: Nyawa Baru Lini Tengah Arema FC, Alumnus Liga Korea yang Rajin Cetak Gol di Asia
Sarah Elnyora Rumaropen July 18, 2026 10:35 AM

SURYAMALANG.COM, MALANG - Manajemen Arema FC resmi memperkenalkan Raianderson da Costa Morais atau yang akrab disapa Careca untuk memperkuat kedalaman taktik tim di bawah asuhan Marcos Santos menghadapi musim 2026/2027.

Pemain kelahiran Rio Branco, Brasil ini diplot sebagai kreator utama serangan berkat reputasinya yang gemar mengobrak-abrik pertahanan lawan selama berkarier di kompetisi luar negeri.

Kehadirannya pun diharapkan mampu memberikan stabilitas permainan sekaligus mendongkrak produktivitas gol Arema FC dari lini kedua.

Ekspektasi dan Harapan Besar untuk Careca

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut positif bergabungnya pemain asal Rio Branco, Brasil, tersebut.

Menurutnya, kehadiran Careca merupakan bagian dari upaya manajemen memenuhi kebutuhan tim sesuai rekomendasi jajaran pelatih.

"Kami menyambut Careca sebagai bagian dari keluarga besar Arema FC. Dia merupakan pemain dengan karakter yang sesuai kebutuhan tim" ujar Yusrinal mengutip laman resmi Arema FC, Jumat (17/7/2026).

"Pengalamannya di berbagai kompetisi menjadi nilai tambah yang kami harapkan mampu meningkatkan kualitas permainan Arema FC, khususnya di sektor serangan," imbuhnya. 

Yusrinal menambahkan, proses perekrutan dilakukan melalui pertimbangan matang, mulai dari aspek teknis, pengalaman, hingga karakter pemain.

Manajemen berharap, Careca dapat segera beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia maupun kultur Arema FC.

"Kami berharap Careca bisa cepat beradaptasi bersama tim dan memberikan kontribusi terbaik. Dukungan dari Aremania tentu akan menjadi energi positif agar ia segera menyatu dengan permainan tim," imbuhnya.

Careca dikenal sebagai gelandang yang memiliki visi bermain, kemampuan mengolah bola, serta naluri menciptakan peluang maupun mencetak gol.

Berbekal pengalaman bermain di Brasil, Korea Selatan, hingga Liga Malaysia, Careca diharapkan menjadi motor kreativitas di lini tengah Arema FC.

Pemain berusia 30 tahun itu juga diyakini mampu memberikan dimensi baru dalam permainan tim Singo Edan.

Sebelum bergabung bersama Arema FC, Careca memiliki pengalaman cukup panjang di level profesional.

Selain pernah memperkuat klub-klub Brasil, Careca juga sempat bermain di Korea Selatan dan Liga Super Malaysia bersama Perak FC serta Terengganu FC.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Careca dalam menghadapi persaingan di Super League 2026/2027.

Bergabungnya Careca kian melengkapi komposisi skuad Singo Edan yang terus dibangun untuk menghadapi musim baru.

Arema FC berharap, kehadiran Careca mampu menghadirkan kreativitas, keseimbangan, dan daya gedor yang lebih baik di lini tengah demi mewujudkan target meraih prestasi terbaik pada musim 2026/2027. 

Profil dan Rekam Jejak Karier Careca

Mengutip data transfermarkt, Careca lahir di Rio Branco, Brasil pada 26 Agustus 1995 dengan nilai pasar saat ini Rp4,78 miliar.

Memiliki tinggi 1,84 meter, Careca berposisi sebagai gelandang serang, dengan bekal perjalanan karier yang beragam.

Sebelum bergabung dengan Arema FC, gelandang asal Brasil itu tercatat pernah memperkuat Terengganu FC di Malaysia, FC Gangneung di Korea Selatan, serta sejumlah klub Brasil seperti Brasilia dan Atletico Acreano.

Karier profesionalnya juga sempat dijalani bersama Cruzeiro U20 sebelum melanjutkan petualangan di Asia.

Statistik Lengkap Careca

Berikut adalah rincian performa dan statistik performa Careca sepanjang karier profesionalnya di lapangan hijau:

Statistik Berdasarkan Klub:

* Terengganu FC: 29 pertandingan, 13 gol, 2 asis, 6 kartu kuning, dan 2.579 menit bermain.

* Gangneung FC: 54 pertandingan, 11 gol, 4 asis, 7 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 4.230 menit bermain.

* Brasilia: 8 pertandingan, 2 gol, tanpa asis, 2 kartu kuning, dan 493 menit bermain.

* Perak FC: 30 pertandingan, 11 gol, 2 asis, 4 kartu kuning, dan 2.559 menit bermain.

* Atl. Acreano: 25 pertandingan, 13 gol, tanpa asis, 3 kartu kuning, dan 2.010 menit bermain.

* Galvez: 3 pertandingan, 1 gol, tanpa asis, tanpa kartu, dan 235 menit bermain.

* Rio Branco-AC: 1 pertandingan, 1 gol, tanpa asis, tanpa kartu, dan 22 menit bermain.

* Cruzeiro: belum mencatatkan penampilan, gol, maupun menit bermain.

Statistik Berdasarkan Kompetisi:

* Liga Nasional: 123 pertandingan, 42 gol, 7 asis, 18 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 10.073 menit bermain.

* Kejuaraan Domestik: 19 pertandingan, 8 gol, 1 asis, 2 kartu kuning, dan 1.562 menit bermain.

* Regionale Meisterschaften: 8 pertandingan, 2 gol, 2 kartu kuning, dan 493 menit bermain.

(TribunWow.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.