BANJARMASINPOST.CO.ID- Di tengah kesibukannya sebagai aparat penegak hukum, perwira polisi di Polres Balangan ini menyisihkan waktu dan perhatian untuk hal lain yang tak kalah penting.
Ia membentuk generasi muda kabupaten Balangan menjadi pribadi yang tangguh lewat olahraga bela diri.
Sosok itu adalah AKP Faisal Kadapi, yang sehari-hari menjabat Kasat Intelkam Polres Balangan, namun juga dikenal luas sebagai figur yang dekat dengan masyarakat.
Selama bertugas di Balangan, Faisal bahkan memiliki program kegiatan sosial, mulai dari membersihkan tempat ibadah, hingga menggalakkan ketahanan pangan dan kini memimpin pembinaan atlet Mixed Martial Arts (MMA) di kabupaten berjuluk Bumi Sanggam tersebut.
Baca juga: Tapin Cetak Sejarah di Kejurprov IBCA MMA Kalsel 2026, Pelatih Sebut Hasil Lampaui Target
Dedikasinya di luar tugas kedinasan itu membuahkan hasil manis. Pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) MMA Tahun 2026 yang digelar di Banjarbaru kemarin, delapan atlet asal Balangan berhasil membawa pulang tiga medali emas, dua perak, dan tiga perunggu.
Capaian ini mengantarkan Balangan menduduki peringkat kedua se-Kalimantan Selatan yang menjadi sebuah pencapaian besar bagi cabang olahraga yang masih terbilang muda di Balangan.
Faisal dipercaya memimpin cabang olahraga ini sejak 12 Desember 2025, berdasarkan SK Nomor 10 Tahun 2025.
Menurutnya, MMA dipilih sebagai fokus pembinaannya karena masih tergolong cabang olahraga baru di Balangan, namun kini menjelma menjadi ajang bergengsi di lingkup olahraga bela diri.
Sebagai seorang aparat kepolisian yang terbiasa dengan disiplin dan ketegasan, Faisal membawa pendekatan yang sama saat berada di tengah para atletnya.
Bukan sekadar mengarahkan latihan fisik, ia menempatkan diri sebagai figur yang menanamkan mental juara sejak dari cara berpikir.
Kepada atlet-atlet muda berusia 15 hingga 22 tahun itu, ia menekankan bahwa kemenangan di atas matras hanyalah satu bagian kecil dari perjalanan panjang membentuk karakter.
“Sebagai Ketua MMA, pola pikir juara yang saya tanamkan kepada setiap atlet bukan hanya tentang bagaimana memenangkan pertandingan, tetapi bagaimana menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan berkarakter sehingga menjadi juara yang terhormat,” ujarnya, Rabu (15/7).
Ketegasan seorang Kasat Intelkam dan kehangatan seorang pembina olahraga tampak menyatu dalam sosoknya. Ia hadir bukan hanya sebagai pemimpin administratif organisasi, tetapi juga sebagai figur yang turut membentuk mental para atlet muda Balangan agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh di dalam maupun di luar arena pertandingan.
Saat ini, proses latihan para atlet ungkap Faisal masih dipusatkan di Banjarbaru, mengingat Balangan belum memiliki pelatih MMA yang mumpuni.
Kondisi ini bebernya, menuntut komitmen ekstra, baik dari atlet yang harus menempuh jarak untuk berlatih, maupun dari dirinya yang terus memastikan pembinaan tetap berjalan meski dengan keterbatasan yang ada.
Namun, semangat itu justru menjadi bahan bakar tersendiri bagi Balangan untuk terus melangkah dan bersaing di level yang lebih tinggi.
Baca juga: Hasil Kejurprov IBCA MMA Kalimantan Selatan 2026, Banjarbaru Akui Tanahlaut Lebih Baik
Kepada para atlet yang ia pimpin, Faisal juga memberikan pesan khusus. Ia berharap para atlet muda Balangan tidak cepat berpuas diri dengan prestasi yang telah diraih, melainkan terus menjadikannya sebagai pijakan untuk melangkah lebih jauh lagi.
“Teruslah berlatih dengan disiplin, jaga sikap dan mental juara di mana pun berada, karena prestasi sesungguhnya bukan hanya tentang medali, tapi tentang bagaimana kalian menjadi contoh yang baik bagi generasi Balangan berikutnya,” pesan Faisal menutup perbincangan. (Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)