Gelombang Perairan Bengkulu Diprakirakan Naik hingga 2,2 Meter, BMKG Minta Waspada
Ricky Jenihansen July 18, 2026 11:54 AM

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas III Fatmawati Soekarno Bengkulu memprakirakan tinggi gelombang di Perairan Bengkulu akan meningkat hingga mencapai 2,2 meter.

Berdasarkan prakiraan cuaca maritim BMKG, tinggi gelombang yang semula berada pada kisaran 1,7 meter diprediksi meningkat secara bertahap mulai 19 Juli 2026 hingga mencapai 2,2 meter pada 20 Juli 2026.

Selain peningkatan tinggi gelombang, kondisi cuaca di Perairan Bengkulu juga diprakirakan mengalami perubahan, mulai dari cerah berawan hingga hujan ringan dan hujan petir pada periode tersebut.

Imbauan BPBD

Menyikapi prakiraan tersebut, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Kristian Hermansyah, mengimbau nelayan dan operator transportasi laut untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut.

"Kita mengimbau nelayan ataupun operator transportasi laut, mengingat gelombang laut di perairan Bengkulu, terlebih lagi menjelang Lebaran ini," ungkap Kris saat dihubungi TribunBengkulu.com, Selasa (17/3/2026).

Kristian mengatakan masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

Ia meminta masyarakat, termasuk para pengendara yang sedang dalam perjalanan, agar selalu berhati-hati dan memperhatikan perkembangan kondisi cuaca.

"Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap selalu waspada terhadap cuaca ekstrem, termasuk para pengendara yang sedang dalam perjalanan."

Prediksi Tinggi Gelombang

Berdasarkan prakiraan BMKG, gelombang signifikan di Perairan Bengkulu diperkirakan mencapai 2,0 meter pada dini hari 20 Juli 2026, kemudian meningkat menjadi 2,1 meter pada pagi hingga sore hari, dan mencapai puncak 2,2 meter pada malam hari.

BMKG mengklasifikasikan tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter dalam kategori sedang.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.