RIOT Palu, Komunitas Runner Bawa Nama Sulteng di Tingkat Nasional dan Mancanegara
Regina Goldie July 18, 2026 01:29 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Run Is Our Therapy, disingkat RIOT, komunitas pelari, beberapa tahun terakhir menggaung di Kota Palu.

Komunitas pelari yang terbentuk 2017 di Kota Palu itu beberapa kali mengutus membernya ke event skala nasional hingga internasional, maupun menjadi penyelenggara event.

Koordinator RIOT Palu, Hery mengatakan komunitas tersebut telah ada sejak Desember 2017.

"RIOT Palu sendiri berdiri sejak 23 Desember 2017, dan sampai saat ini tetap eksis," katanya kepada TribunPalu.com di Palu, Sabtu (18/7/2026).

Hery mengatakan bahwa komunitas ini sebagai wadah untuk berkumpul, silaturahmi, dan saling menjalin relasi dalam olahraga.

Ia juga mengatakan RIOT Palu aktif dalam mengikuti event Runner di luar Kota hingga lintas negara.

Baca juga: Zalzulmida: UMKM Sulteng Harus Kuasai Pemasaran Digital agar Mampu Bersaing

Walaupun hanya sebagai komunitas untuk Runner di Kota Palu, Hery menyebut RIOT Palu sendiri pernah membawa harum nama Sulteng di tingkat Nasional.

"Ada anggota RIOT Palu yang pernah membawa nama Sulteng di podium tiga pada kejuaraan Trail Run di Bandung," ucapnya.

Sedangkan event di luar Negeri, Hery menyebut sekitar puluhan anggota RIOT Palu yang sering ikut dalam event lari.

Bahkan, salah satu anggota mereka bernama Agung Ogeng pernah ikut dalam salah satu event Marathon dunia di Sidney dalam Big Seven Marathon Majors.

Ia menyebut, Agung mencatat Best Time 3 jam 36 Menit dalam kategori marathon dengan jarak 42 kilometer.

Baca juga: Jadi Tersangka Kasus ITE, Polda Sulteng Pikir-pikir Tahan Senator Rafiq Al Amri

"Sekitar 30 anggota komunitas juga sering ikut event di luar negeri, salah satunya Agung Ogeng, yang ikut di Sidney Marathon dengan catatan Best time 3 jam 36 menit," ucap Hery.

Ia menyebut beberapa anggota dari RIOT Palu memilih untuk mengikuti program dari Coach dalam komunitas maupun yang mereka pilih sendiri.

Hal itu untuk meningkatan kemampuan atau pace lari dan kecepatan.

"Kalau ada yang mau meningkatkan pace lari dan kecepatan, biasanya mereka memilih Coach (pelatih) mereka dari luar daerah untuk mereka sendiri," ujarnya.

Komunitas RIOT sendiri pertama kali di bentuk di Bali pada Juli 2016.

Dan RIOT Palu merupakan chapter kelima di seluruh Indonesia.

Sejak 2016 hingga saat ini, komunitas tersebut telah berjumlah sebanyak 15 Chapter. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.