Sekitar 10 menit kemudian, saksi melihat korban mendadak terdiam di atas pohon dengan posisi kaki menggantung

Purbalingga (ANTARA) - Tim gabungan mengevakuasi seorang lanjut usia (lansia) yang meninggal dunia di atas pohon kelapa setinggi lebih kurang 15 meter di Desa Bantarbarang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah,

"Korban bernama Suhid Suparyo (65), warga Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan, Purbalingga, yang ditemukan meninggal saat memetik kelapa di kebun milik warga Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang," kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Rembang Inspektur Polisi Satu Warsono di Purbalingga, Sabtu.

Ia mengatakan korban bersama seorang rekannya tiba di kebun kelapa milik warga bernama Sutarno pada hari Sabtu (18/7) sekitar pukul 08.00 WIB untuk memetik buah kelapa.

Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan rekan korban, kata dia, Suhid sempat diajak sarapan sebelum bekerja, namun yang bersangkutan memilih langsung memanjat pohon kelapa.

“Sekitar 10 menit kemudian, saksi melihat korban mendadak terdiam di atas pohon dengan posisi kaki menggantung,” katanya.

Menurut dia, saksi berulang kali memanggil korban dan memukul batang pohon, namun tidak mendapat respons.

Menyadari terjadi sesuatu, kata dia, saksi melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa yang kemudian diteruskan ke Polsek Rembang.

“Kami segera berkoordinasi dengan Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Banyumas, BPBD Kabupaten Purbalingga, Damkar Rembang, dan Tim Inafis Polres Purbalingga, untuk mengevakuasi korban yang berada di ketinggian sekitar 15 meter,” katanya.

Setelah jenazah berhasil diturunkan, lanjutnya, tim medis Puskesmas Rembang bersama Tim Inafis Polres Purbalingga melakukan pemeriksaan luar terhadap korban.

"Hasil pemeriksaan dokter Puskesmas Rembang tidak ditemukan tanda kekerasan. Diperkirakan korban sudah meninggal sekitar tiga hingga empat jam sebelum pemeriksaan," kata Warsono.

Berdasarkan keterangan keluarga, lanjutnya, korban memiliki riwayat penyakit dalam kronis berupa sakit perut menahun. Penyakit tersebut diduga kambuh saat korban berada di atas pohon, sehingga menyebabkan Suhid meninggal dunia.

Menurut dia, hasil pemeriksaan tidak menemukan unsur tindak pidana sehingga jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

“Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi,” kata Kapolsek Rembang Warsono.