TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun 2026 untuk menggencarkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
Sepanjang 13-17 Juli 2026, BNNK Sleman telah menjangkau 17.365 pelajar baru di seluruh wilayah Bumi Sembada.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta program Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (Ananda Bersinar).
Kepala BNNK Sleman, Kombes Pol Teguh Tri Prasetya mengatakan, edukasi yang dilakukan menyasar siswa di 108 sekolah yang mencakup berbagai jenjang, mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMK, serta SLB dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM.
"Melalui momentum MPLS, kami mengajak para peserta didik baru untuk membangun komitmen sejak dini dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba," katanya, Sabtu (18/7/2026).
Teguh menekankan pentingnya menanamkan kesadaran, karakter, dan ketahanan diri kepada anak sejak usia dini. Menurut dia, upaya pencegahan narkoba merupakan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah.
Melalui edukasi intens sejak dini ini diharapkan dapat membekali siswa baru dengan pemahaman mendalam mengenai risiko narkoba. Para pelajar diharapkan tidak hanya mampu membentengi diri sendiri dengan berani menolak narkoba, tetapi juga menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
"Kami berharap lahir generasi yang sehat, cerdas, tangguh, serta mampu menjadi pelopor dalam mewujudkan Kabupaten Sleman yang Bersinar (Bersih Narkoba),"harap dia.