BPS: Ekspor Bengkulu Merosot 99,91 Persen pada Mei 2026, Impor Nihil
Ricky Jenihansen July 18, 2026 05:38 PM

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat nilai ekspor Provinsi Bengkulu pada Mei 2026 hanya mencapai US$0,01 juta atau turun 99,91 persen dibandingkan dengan April 2026 yang tercatat sebesar US$8,20 juta.

Secara tahunan, nilai ekspor Bengkulu pada Mei 2026 juga turun 99,84 persen dibandingkan dengan Mei 2025 yang mencapai US$4,57 juta.

Selain itu, BPS mencatat tidak ada aktivitas impor ke Provinsi Bengkulu sepanjang Mei 2026.

Nilai Ekspor Januari-Mei 2026

Nilai tersebut turun 69,16 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencapai US$51,03 juta.

Perkembangan Sektor dan Komoditas Ekspor

Menurut sektor ekspor nonmigas, hasil industri pengolahan selama Januari-Mei 2026 turun 91,06 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025.

Kemudian, ekspor hasil pertambangan dan lainnya turun 67,61 persen, sedangkan ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan turun 39,15 persen.

Komoditas ekspor Provinsi Bengkulu selama Januari-Mei 2026 yang mengalami penurunan terbesar adalah golongan berbagai barang buatan pabrik, buah-buahan, olahan dari tepung, serta plastik dan barang dari plastik yang turun 100 persen.

Penurunan juga terjadi pada golongan binatang hidup sebesar 99,01 persen, golongan karet dan barang dari karet sebesar 96,35 persen, golongan pakaian dan aksesorinya (rajutan) sebesar 91,03 persen, golongan ikan, krustasea, dan moluska sebesar 68,65 persen, serta golongan bahan bakar mineral sebesar 67,73 persen.

Di sisi lain, terdapat komoditas yang mengalami kenaikan, yakni karya seni, barang kolektor, dan barang antik yang naik 176,24 persen serta komoditas garam, belerang, batu, dan semen yang meningkat 82,97 persen.

Tujuan Ekspor Bengkulu

BPS juga mencatat tujuan ekspor kumulatif terbesar Bengkulu selama Januari-Mei 2026 adalah Pakistan dengan nilai US$5,54 juta.

Posisi berikutnya ditempati Thailand sebesar US$5,15 juta dan India sebesar US$4,10 juta.

Kontribusi ketiga negara tersebut mencapai 93,96 persen terhadap total ekspor Provinsi Bengkulu.

Neraca Perdagangan

Sementara itu, neraca perdagangan Provinsi Bengkulu selama Januari-Mei 2026 masih mencatat surplus sebesar US$15,74 juta.

Namun, angka tersebut turun 69,16 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatat surplus sebesar US$51,03 juta.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.