Posilumba Japi Meriahkan Taman Taiganja, Tradisi Karapan Sapi Jadi Magnet Warga Sigi
Regina Goldie July 18, 2026 06:23 PM

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Andika Satria Bharata 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Komunitas Karapan Sapi Kabupaten Sigi kembali menggelar lomba Posilumba Japi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Taiganja, Desa Kalukubula, Kabupaten Sigi. 

Perlombaan yang dimulai sejak Minggu (12/7/2026) itu dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (19/7/2026).

Lomba digelar setiap sore mulai sekitar pukul 15.00 Wita dan terbuka secara gratis bagi masyarakat yang ingin menyaksikan langsung keseruan adu cepat pasangan sapi di lintasan. 

Pada Sabtu (18/7/2026), arena kembali dipadati warga yang antusias memberikan dukungan kepada para peserta.

Sorak sorai penonton menggema setiap kali pasangan sapi melesat menuju garis finis. Debu yang beterbangan menambah semarak perlombaan.

Sementara para joki yang berdiri di atas papan kayu menunjukkan keterampilan mengendalikan laju sapi sepanjang lintasan.

Baca juga: AKBP Reza Khomeini: Polres Morowali Perkuat Koordinasi dengan Forkopimda untuk Tingkatkan Pelayanan

Jumlah peserta yang bertanding setiap harinya bersifat dinamis, bergantung pada jumlah pendaftar. Pada hari pertama pembukaan, Minggu (12/7/2026).

Tercatat sebanyak 27 pasangan sapi berlaga di arena. Sementara pada hari kedua, Senin (13/7/2026), perlombaan diikuti 15 pasangan sapi.

Posilumba Japi merupakan tradisi masyarakat Kabupaten Sigi yang rutin digelar usai musim panen sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil pertanian. 

Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarmasyarakat dari berbagai desa sekaligus melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca juga: Hari Terakhir Kejurda FORKI Sigi 2026, Semangat Sportivitas Warnai Persaingan 225 Atlet

Tak hanya menjadi tontonan, Posilumba Japi juga membawa dampak positif bagi pelaku usaha kecil di sekitar lokasi. 

Ramainya pengunjung dimanfaatkan pedagang makanan, minuman, hingga mainan anak untuk meningkatkan pendapatan selama pelaksanaan perlombaan.

Dengan antusiasme masyarakat yang terus memadati arena hingga menjelang penutupan pada Minggu (19/7/2026), Posilumba Japi kembali membuktikan diri sebagai salah satu tradisi budaya yang tetap hidup dan menjadi daya tarik wisata budaya di Kabupaten Sigi.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.