Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 7 unit dari 19 booth container Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Ruang Terbuka Publik (RTP) Wainitu, Kota Ambon, Maluku, alami kerusakan.
Berdasarkan keterangan warga, kerusakan ini diketahui akibat tawuran antar remaja yang terjadi beberapa waktu lalu.
Pantauan TribunAmbon.com, Sabtu (18/7/2026), terlihat kerusakan seperti penyok, dan hancur pada bagian pintu booth.
Akibat kerusakan itu, sebagiannya tidak lagi dapat digunakan.
Ketua RT 06/RW 005, Kelurahan Wainitu, Kecamatan Nusaniwe, Deny Parera, menilai situasi ini terjadi akibat tidak kuat keamanan diwilayah tersebut.
Baca juga: KLM Teluk Bara Tenggelam di Perairan Tanjung Alang, 8 ABK Selamat Usai Dievakuasi
Baca juga: Puluhan Aset Maluku Tengah Terancam Beralih ke Pemkab SBB, Komisi I DPRD Malteng Minta Bentuk Pansus
Meskipun petugas Satuan Polisi Pamong (Praja Satpol-PP) telah ditempatkan di kawasan RTP itu, namun menurutnya belum optimal.
"Keamanan harus kita jamin, selama ini kita mengharapkan Satpol-PP yang bertugas tapi mereka juga tidak memiliki kemampuan untuk mengatasi ini, akhirnya banyak aset pemerintah yang rusak," ujarnya saat di Wawancarai TribunAmbon.com, Jumat (17/7/2026).
Karena situasi itu, dirinya berharap ada keterlibatan aparat kepolisian.
"Kita minta dukungan keamanan saja, supaya bisa berjalan dengan aman dan lancar," harapnya.
Sebelumnya, sebanyak 41 Booth UMKM disalurkan Pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon kepada masyarakat.
Penyerahan booth UMKM yang dilakukan secara gratis oleh pemerintah kota Ambon
Puluhan booth itu tersebar di tiga RTP yaitu Wainitu sebanyak 19 unit, Air Salobar sebanyak 22 unit dan Amahusu 10 unit.(*)