TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi memulai pembangunan (groundbreaking) tiga jembatan di beberapa titik rawan banjir.
Langkah ini diambil sebagai solusi jangka panjang untuk memperlancar mobilitas warga, sekaligus meningkatkan keselamatan dan konektivitas antarwilayah yang selama ini kerap terisolasi saat curah hujan tinggi.
Pembangunan infrastruktur ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Bengkulu dan Polresta Bengkulu.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing bersama pihak kepolisian secara aktif menyerap aspirasi masyarakat serta melaporkan kondisi riil di lapangan.
Groundbreaking ini juga dihadiri langsung oleh Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat.
Berdasarkan video unggahan Dinas PUPR Kota Bengkulu, proses pembangunan telah dimulai dengan pekerjaan awal di area jembatan.
Alat dan material konstruksi mulai disiapkan di sekitar aliran sungai, sementara struktur penyangga sementara tampak berdiri di lokasi proyek sebagai penanda dimulainya pembangunan.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat juga meninjau langsung lokasi pembangunan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Tindak Lanjut Aduan Masyarakat
Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman mengungkapkan pembangunan ini merupakan tindak lanjut konkret dari aduan masyarakat yang dihimpun melalui Bhabinkamtibmas.
"Pak Kapolresta beberapa waktu lalu menerima laporan dari Bhabinkamtibmas terkait beberapa titik yang mengalami banjir. Sebenarnya Dinas PUPR sudah mengidentifikasi lokasi-lokasi tersebut sejak tahun 2023, namun saat itu masih terkendala anggaran. Alhamdulillah tahun ini bisa direalisasikan," ujar Noprisman.
Sebelum pembangunan fisik dimulai, Kapolresta Bengkulu bersama jajaran Bhabinkamtibmas, lurah, dan camat setempat telah melakukan peninjauan ulang ke lapangan untuk melakukan validasi data agar pembangunan tepat sasaran.
"Lokasi yang diusulkan kini sudah kita laksanakan dan seluruh pekerjaan sudah berkontrak. Insyaallah pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih tiga bulan sehingga pada November mendatang sudah bisa dimanfaatkan masyarakat," tambah Noprisman.
Tiga Lokasi Prioritas
Pemerintah memprioritaskan tiga titik utama yang memiliki tingkat kerawanan banjir tinggi, yakni kawasan Pancur Mas, Betungan, dan Muara Bangkahulu (Pematang Gubernur).
Untuk pembangunan tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu mengalokasikan anggaran yang berbeda pada setiap lokasi.
Tiga jembatan yang mulai dibangun tahun ini terletak di:
1. Jembatan Jalan Dharmawanita (Menuju Polsek Muara Bangkahulu), dialokasikan mencapai kurang lebih Rp2 miliar.
2. Jembatan Jalan Pancurmas (Kelurahan Sukarami), dialokasikan sekitar Rp1,8 miliar.
3. Jembatan Area dekat Kantor Kelurahan Betungan, dialokasikan sekitar Rp1,4 miliar.
Akses Jalan Ditutup Sementara
Selama masa pengerjaan, Dinas PUPR akan menerapkan penutupan total akses jalan di lokasi proyek karena konstruksi jembatan tidak dapat dilakukan secara bertahap.
Foto di lokasi menunjukkan salah satu ruas jalan telah ditutup menggunakan pagar pembatas proyek sehingga kendaraan tidak dapat melintas.
Penutupan ini dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mendukung proses pembangunan jembatan.
Pengalihan arus lalu lintas akan segera disosialisasikan kepada masyarakat.
"Nanti akan kami sosialisasikan kepada masyarakat melalui pemerintah kecamatan, kelurahan, media, serta berkoordinasi dengan Polsek Muara Bangkahulu. Akan ada penutupan sementara, namun kami sudah menyiapkan jalan alternatif agar aktivitas masyarakat tetap berjalan," jelas Noprisman.
Ia juga mengimbau masyarakat memaklumi rekayasa lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung karena struktur beton jembatan membutuhkan waktu perawatan sebelum aman dilintasi kendaraan.
"Beton membutuhkan waktu hingga mencapai umur yang sesuai sehingga tidak bisa langsung digunakan setelah selesai dicor. Kami berharap masyarakat dapat bersabar karena pembangunan ini untuk kepentingan bersama," pungkas Noprisman.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini