BOLASPORT.COM - PSIM Yogyakarta sudah mempersiapkan tim untuk menyambut gelaran musim 2026/2027 mendatang dengan mempertahankan 12 pemain lokal.
Manajemen PSIM mempertahankan dua belas pemain lokal untuk menghadapi musim baru 2026/27 per Sabtu (18/7/2026).
Kedua belas pemain yang dimaksud adalah Harlan Suardi, Khairul Fikri Maarif, Savio Sheva Maresca, Muhammad Iqbal, Riyatno Abiyoso, Andy Irfan, Raka Cahyana Rizky, Rio Hardiawan, Renda Teddy Wijanarko, Reva Adi Utama, Ghulam Fatkur Rahman, dan Dianda Diaz Dewari.
Keputusan ini diambil atas dasar evaluasi manajemen bersama tim pelatih.
Manajer tim Iksan Mahar mengungkapkan alasannya tetap mempertahankan 12 pemain tersebut.
"Setelah melalui proses evaluasi yang cukup intens bersama tim pelatih, manajemen resmi mempertahankan 12 emain lokal kami dari musim lalu," ujar Manajer PSIM, Iksan Mahar dikutip dari laman resmi klub.
Manajemen percaya bahwa pemain lokal yang dipertahankan memiliki kualitas yang mumpuni dan bisa memberi kontribusi bagi tim untuk musim depan.
"Kami meyakini para pemain ini memiliki kualitas yang cukup mumpuni untuk membantu tim bersaing di Super League musim 2025/2027,” tutur Iksan.
"Meskipun beberapa pemain mencatatkan menit bermain minim pada musim lalu, manajemen dan tim pelatih percaya bahwa mereka masih memiliki potensi untuk berkembang bersama PSIM," imbuhnya.
Sektor lini pertahanan menjadi perhatian awal dengan bertahannya dua penjaga gawang, Harlan Suardi dan Khairul Fikri.
Selain keduanya, sembilan pemain lokal lain juga diperpanjang kontraknya untuk tetap mengawal Laskar Mataram musim depan.
"Untuk pos penjaga gawang masih akan dikawal oleh Harlan dan Fikri. Selain mereka, komitmen penuh untuk tetap berjuang bersama juga ditunjukkan oleh Savio Sheva, Muh. Iqbal, Abiyoso, Andy Irfan, Reva, Raka, Rio, Teddy, Ghulam, hingga Dianda,” ungkapnya.
Kombinasi antara pemain senior dengan banyak pengalaman serta tenaga pemain muda spartan dipercaya bisa menjadi amunisi penting agar tim makin kompetitif.
"Kami yakin mereka punya potensi besar. Kombinasi pemain muda yang spartan, dan pemain berpengalaman menjadi modal untuk langkah PSIM menyongsong musim depan,” jelas Iksan.
Pihak manajemen menaruh harapan besar agar stabilitas skuad membawa dampak positif secara konsisten untuk musim depan.
Langkah memperpanjang kontrak penggawa lokal ini diharapkan memicu motivasi tinggi seluruh elemen tim.
"Kami berharap, dengan kesempatan bertahan ini, mereka bisa membuktikan kepercayaan manajemen dan tim pelatih dengan menunjukkan kontribusi, komitmen, serta konsistensi untuk terus membantu tim,” pungkas Iksan.
PSIM sebelumnya sudah memperpanjang kiper Timnas Indonesia, Cahya Supriadi.
Supriadi sudah diikat dengan kontrak dua musim sampai 2028.
Kiper Timnas Indonesia tersebut memang tampil impresif sepanjang musim 2025/2026 bersama PSIM.
Penampilan impresifnya bikin Supriadi jadi langganan Timnas U-23 Indonesia.
Namun, PSIM juga harus berpikir keras usai melepas lima pemain kuncinya musim lalu.
Kelimanya adalah Rakhmatsho Rakhmatzoda, Deri Corfe, Doni Warmerdam, Anton Fase, dan Fahreza Sudin.
Kelimanya jadi sosok kunci di sistem permainan Jean Paul van Gastel musim lalu.
Kini, patut ditunggu rekrutan baru di musim kedua Jean Paul van Gastel di musim keduanya bersama PSIM Yogyakarta.