BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Damanhuri Barabai terus mengembangkan layanan kesehatan dengan menyiapkan pelayanan subspesialis rekonstruksi vaginal yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026.
Layanan tersebut menjadi bagian dari penguatan pelayanan kesehatan reproduksi perempuan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Direktur RSUD H Damanhuri Barabai, dr Nanda Sujud Andi Yudha Utama, mengatakan layanan ini akan didukung tim medis yang terdiri dari dokter bedah plastik, subspesialis rekonstruksi vaginal, dokter umum kecantikan, serta dokter spesialis kulit.
Menurutnya, kehadiran layanan tersebut ditujukan untuk menangani berbagai kasus rekonstruksi organ intim wanita akibat kondisi medis tertentu, cedera, maupun kebutuhan tindakan rekonstruktif lainnya sesuai indikasi medis.
"Ini merupakan bagian dari pengembangan pelayanan kesehatan reproduksi wanita di RSHD Barabai. Kami menyiapkan tenaga medis yang kompeten agar masyarakat tidak perlu lagi mencari layanan serupa ke luar daerah," katanya, Sabtu (18/07/2026).
Baca juga: Pesona Bukit Bapake Bikin Atlet Paralayang Banjarbaru Terpikat, Laut dan Pegunungan Jadi Suguhan
Salah satu tindakan yang nantinya tersedia dalam layanan tersebut adalah himenoplasti, yakni prosedur rekonstruksi jaringan selaput dara yang mengalami robekan akibat berbagai penyebab, baik cedera, aktivitas fisik tertentu, maupun faktor lainnya.
Nanda menjelaskan, tindakan tersebut dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional sesuai standar pelayanan kedokteran. Ia juga menegaskan hasil prosedur rekonstruksi tidak dapat mengembalikan kondisi jaringan sama persis seperti keadaan alami sejak lahir.
"Layanan ini mengedepankan aspek medis dan dilakukan berdasarkan indikasi serta kebutuhan pasien," ujarnya.
RSUD H Damanhuri menargetkan seluruh fasilitas penunjang dan tenaga medis untuk layanan subspesialis rekonstruksi vaginal dapat mulai beroperasi pada akhir 2026, sehingga menambah pilihan pelayanan kesehatan reproduksi bagi masyarakat Hulu Sungai Tengah dan sekitarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)