Rumah Kemasan Plea Puli Sikka Layani UMKM se-Flores, Tawarkan Produksi Kemasan dan Konsultasi Gratis
Cristin Adal July 18, 2026 07:47 PM

 

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Rumah Kemasan Terpadu Sikka merupakan fasilitas produksi kemasan modern yang berlokasi di Jalan Litbang, Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.

Pemerintah Kabupaten Sikka mempercayakan pengelolaannya kepada KSU Plea Puli untuk mendukung pelaku UMKM menghasilkan kemasan produk yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing di pasar.

Bangunan beserta seluruh fasilitas Rumah Kemasan Terpadu Sikka merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Sikka. Fasilitas tersebut dibangun melalui dana tugas pembantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia yang dialokasikan kepada pemerintah daerah sebagai upaya memperkuat daya saing produk UMKM melalui penyediaan layanan produksi kemasan modern.

General Manager Rumah Produksi Kemasan Plea Puli, Polikarpus M. Batawarat, mengatakan Rumah Kemasan Terpadu Sikka hadir bukan hanya sebagai tempat mencetak kemasan, tetapi juga menjadi pusat pendampingan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas tampilan produk mereka.

"Selain mereka meminta kemasan, kami juga menyediakan konsultasi gratis. Artinya, bagi pelaku UMKM yang belum memiliki merek atau logo, mereka bisa datang berkonsultasi dengan kami. Kami membantu membuat desain sesuai dengan karakter produk mereka," kata Polikarpus dalam program Flores Bicara bersama TribunFlores.com, Sabtu (18/7/2026).

Baca juga: Rumah Kemasan Maumere Siap Layani Pelaku UMKM Se-Daratan Flores NTT

Menurut dia, kemasan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan daya tarik sebuah produk di mata konsumen. Karena itu, Rumah Kemasan Terpadu Sikka tidak hanya berfokus pada hasil cetak, tetapi juga kualitas desain dan pelayanan.

"Yang kami utamakan adalah kualitas pelayanan dan konsultasi gratis. Kami ingin membantu pelaku UMKM agar produknya memiliki kemasan yang mampu bersaing dengan produk dari luar daerah," ujarnya.

Rumah Kemasan Terpadu Sikka menyediakan berbagai layanan, mulai dari pembuatan standing pouch, kemasan boks makanan dan minuman, label produk, stiker, kartu nama, undangan, hingga jasa sablon.

Polikarpus menjelaskan, seluruh layanan tersebut dapat diakses tanpa persyaratan khusus. Pelaku UMKM dapat memesan dalam jumlah kecil maupun besar.

"Tidak ada syarat khusus. Mau membeli satu buah ataupun dalam jumlah besar tetap kami layani," katanya.

Baca juga: Harga Plastik Melonjak, Pelaku UMKM Minuman di Maumere Terpaksa Naikkan Harga Jual

Ia menambahkan, layanan Rumah Kemasan Terpadu Sikka tidak hanya diperuntukkan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sikka. Pelaku usaha dari seluruh wilayah Flores, bahkan Nusa Tenggara Timur, juga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.

Pelaku UMKM yang belum memiliki konsep desain kemasan juga tidak perlu khawatir. Tim Rumah Kemasan akan membantu merancang desain sesuai kebutuhan tanpa dipungut biaya.

"Kami mendengarkan kebutuhan mereka terlebih dahulu, kemudian membantu membuat desain. Setelah desain disetujui, baru kami masuk ke tahap produksi. Semua konsultasi desain kami berikan secara gratis," ujarnya.

Saat ini Rumah Kemasan Terpadu Sikka masih berada dalam tahap uji operasional. Meski belum diluncurkan secara resmi, sejumlah pelaku usaha telah mulai memesan berbagai jenis kemasan, terutama untuk produk makanan dan minuman.

Polikarpus mengungkapkan, antusiasme juga datang dari pelaku UMKM di luar Kabupaten Sikka. Beberapa pelaku usaha dari Flores Timur telah memanfaatkan layanan Rumah Kemasan.

"Respons mereka sangat baik. Mereka senang karena sekarang tidak perlu lagi memesan kemasan ke Pulau Jawa. Harganya relatif sama, tetapi mereka bisa menghemat biaya pengiriman dan waktu," katanya.

Untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, pihaknya terus melakukan pembenahan, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyempurnaan proses produksi, hingga penambahan peralatan dan bahan baku.

"Kami ingin memastikan kualitas produk, ketepatan waktu penyelesaian pesanan, dan pelayanan menjadi kekuatan utama Rumah Kemasan Terpadu Sikka," ujarnya.

Dalam waktu dekat, Rumah Kemasan Terpadu Sikka dijadwalkan diluncurkan secara resmi setelah seluruh peralatan produksi siap beroperasi.

Polikarpus berharap kehadiran Rumah Kemasan Terpadu Sikka dapat menjadi pusat layanan kemasan bagi pelaku UMKM di Flores sehingga produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

"Harapan kami, seluruh pelaku UMKM dan pelaku usaha kuliner di Flores, bahkan NTT, dapat memanfaatkan layanan Rumah Kemasan Terpadu Sikka. Kami ingin membantu mereka menghasilkan produk dengan kemasan yang berkualitas sehingga memiliki daya saing yang lebih tinggi," tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.