TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Seorang lansia di Dusun Pule Desa Karangpakis Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri nyaris menjadi korban kebakaran saat rumahnya dilalap api pada Jumat (17/7/2026) malam. Saat titik api mulai muncul, pemilik rumah diketahui sedang terlelap tidur dan tidak menyadari kobaran api telah membesar di ruang tengah.
Rumah milik Karsini (68) itu terbakar sekitar pukul 21.30 WIB. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik pada instalasi di bagian atap rumah.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari seorang warga bernama Bu Binti pada pukul 22.05 WIB.
"Tim Damkar Pos Pare langsung berangkat pukul 22.10 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 22.25 WIB untuk melakukan pemadaman," ujar Kaleb saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7/2026).
Baca juga: Elf Antar Jemput Siswa SD Dilaporkan Masuk Jurang di Joho Semen Kabupaten Kediri
Kaleb menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima petugas, pemilik rumah tidak mengetahui munculnya api karena sedang tertidur lelap. Saat itu titik api sudah muncul di ruang tengah rumah.
"Diduga penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Api berhasil dipadamkan sesuai standar dan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut," jelasnya.
Untuk memadamkan api, Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare mengerahkan satu unit mobil p madam berkapasitas 5.000 liter beserta lima personel.
Meski api berhasil dijinakkan, kebakaran menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 250 juta. Sementara aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan senilai Rp 100 juta.
Sementara itu, Kapolsek Purwoasri AKP Barkah Ramsul menambahkan pihaknya bersama petugas pemadam kebakaran dan warga langsung menuju lokasi setelah menerima laporan.
"Kami bersama petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri dan warga berusaha memadamkan kobaran api di rumah korban," kata Barkah.
Dari hasil penyelidikan sementara, salah seorang saksi yang tidur di dalam rumah bersama korban terbangun setelah mendengar suara letupan keras disertai bau gosong.
Saat keluar dari kamar, saksi mendapati sofa di ruang tengah yang berada tepat di bawah instalasi listrik di atap rumah sudah terbakar.
"Saksi segera membangunkan Karsini agar keluar dari rumah demi menyelamatkan diri," ujar Barkah.
Warga sekitar kemudian berdatangan membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum petugas damkar tiba di lokasi. Upaya bersama itu berhasil mencegah kobaran api menjalar ke seluruh bangunan.
Barkah mengungkapkan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran. Percikan api diduga berasal dari instalasi listrik di bagian atap, kemudian menyambar plafon dan sofa di ruang tengah hingga api dengan cepat membesar.
Baca juga: DPRD dan Pemkot Kediri Sepakati Dua Perda, Tata Kelola Bantuan Keuangan Partai Politik Jadi Sorotan
Akibat kejadian tersebut, sekitar 40 persen bangunan rumah mengalami kerusakan. Beruntung tidak ada korban jiwa karena penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api menguasai bangunan.
AKP Barkah mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing.
"Kabel maupun perangkat listrik yang sudah usang sebaiknya segera diganti untuk mengurangi risiko kebakaran akibat korsleting listrik," ungkapnya.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)