Piala Dunia FIFA dengan 64 Tim Dapat Membantu India Lolos ke Turnamen, Kata Mantan Kapten
Aurora Nightingale July 18, 2026 07:59 PM

Bhaichung Bhutia meyakini bahwa perluasan jumlah peserta Piala Dunia FIFA menjadi 64 tim dapat meningkatkan peluang India untuk lolos ke turnamen tersebut. Namun, ia juga memperingatkan bahwa langkah itu mungkin akan menurunkan kualitas keseluruhan kompetisi.

FIFA sedang mempertimbangkan untuk menambah jumlah tim pada Piala Dunia 2030 dari 48 tim, seperti yang berlaku pada edisi 2026, menjadi 64 tim. Usulan ini secara resmi diajukan oleh badan sepak bola Amerika Selatan, CONMEBOL, pada April tahun lalu.

Belum ada keputusan akhir yang diambil, tetapi Presiden FIFA Gianni Infantino baru-baru ini mengatakan bahwa badan pengatur tersebut akan meninjau proposal tersebut setelah Piala Dunia yang sedang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Juara bertahan Argentina akan menghadapi Spanyol dalam laga final hari Minggu di New York.

Piala Dunia 2030 nantinya akan sebagian besar diselenggarakan di Spanyol, Portugal, dan Maroko, sementara tiga pertandingan pembuka akan dimainkan di Argentina, Uruguay, dan Paraguay sebagai peringatan seratus tahun turnamen tersebut. Uruguay menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA pertama pada tahun 1930.

Berbicara kepada kantor berita PTI, mantan kapten tim nasional India, Bhaichung Bhutia, mengatakan bahwa Piala Dunia dengan jumlah peserta lebih banyak secara alami akan memberikan peluang lebih besar bagi negara seperti India untuk mencapai panggung sepak bola terbesar di dunia.

“Dari sudut pandang penggemar sepak bola India, saya rasa langkah ini patut disambut baik karena lebih banyak tim dapat berpartisipasi. Saya tidak mengatakan bahwa India pasti akan lolos, tapi peluang untuk lolos akan lebih besar jika jumlah tim meningkat dari 48 menjadi 64,” kata Bhutia.

Pada saat yang sama, ia menekankan bahwa memperbesar turnamen saja tidak akan menyelesaikan permasalahan sepak bola India.

“Namun, itu bukan berarti negara ini tidak perlu bekerja. Kita tetap harus memperbaiki sistem, struktur, dan pengembangan di tingkat akar rumput, serta menghasilkan lebih banyak pemain dan menarik lebih banyak anak-anak untuk bermain sepak bola.”

Bhutia menambahkan bahwa India harus terlebih dahulu membangun sistem sepak bola yang lebih kuat dan mencontoh negara-negara yang konsisten dalam mengembangkan talenta muda melalui kompetisi usia dini.

“India harus fokus untuk lolos ke Piala Dunia U-17 dan U-20 terlebih dahulu, kemudian tim senior, baru kita memiliki peluang seperti yang dilakukan Uzbekistan dan Maroko. Mereka (Uzbekistan dan Maroko) secara rutin lolos ke Piala Dunia U-17 dan U-20 meskipun merupakan negara kecil,” ujarnya.

Meski Bhutia mengakui potensi manfaat bagi negara-negara yang berjuang untuk lolos, ia juga percaya bahwa turnamen itu sendiri bisa kehilangan sebagian daya saingnya jika jumlah tim terus ditambah.

“Namun, jika dilihat dari sudut pandang penggemar sepak bola di seluruh dunia serta nilai dan keseruan Piala Dunia, saya rasa kualitas permainan akan menurun jika ada 64 tim yang berlaga di turnamen tersebut,” ujar mantan kapten India itu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.