Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Persiapan menghadapi PON XXII Tahun 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai dipacu oleh Persatuan Cricket Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur ( PCI NTT )..
Menyusul arahan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang menetapkan Cricket sebagai satu-satunya cabang olahraga beregu super prioritas di NTT, PCI NTT langsung menyusun langkah strategis, mulai dari pembinaan atlet hingga pembangunan venue bertaraf internasional.
Ketua PCI NTT, Dr. Inche D. P. Sayuna, mengatakan pihaknya menyambut penuh kepercayaan yang diberikan KONI Pusat dan siap menjawabnya dengan prestasi.
"KONI Pusat juga menekankan pentingnya akselerasi persiapan, baik dari sisi manajemen organisasi, kesiapan sumber daya manusia, maupun infrastruktur karena waktu menuju PON 2028 berjalan sangat cepat," ujar Inche, Sabtu (18/7/2026) selepas Rakerprov KONI NTT di Kupang.
Baca juga: Atlet Cricket NTT Derni Bangi Jadi Bintang Kemenangan Indonesia atas Kuwait
Ia juga menyambut positif kebijakan yang memberi kepercayaan kepada pimpinan cabang olahraga untuk memimpin kepanitiaan lokal. Menurutnya, kebijakan tersebut akan membuat persiapan lebih efektif karena masing-masing cabang paling memahami kebutuhan teknis pertandingan.
Anggota DPRD NTT itu menilai, pimpinan cabang olahraga tentu lebih memahami kebutuhan teknis sehingga persiapannya akan lebih matang dan tidak menimbulkan banyak persoalan.
"Di PCI NTT kami sudah mulai melakukan pemetaan dan pembagian klaster kerja. Target kami bukan sekadar menjadi pelaksana, tetapi menjadi penyelenggara yang profesional dan sukses," katanya.
PCI NTT, kata dia, juga mulai menyiapkan kebutuhan sumber daya manusia, mulai dari wasit, juri, hingga perangkat pertandingan. Sisi lain, roadmap pembinaan atlet telah disusun lengkap dengan tahapan seleksi, program latihan yang terukur, serta pendampingan pelatih profesional.
Selain fokus pada penyelenggaraan, PCI NTT tengah mempersiapkan pembangunan lapangan Cricket bertaraf internasional di atas lahan seluas empat hektare di kawasan Noelbaki, Kabupaten Kupang. Proyek tersebut dikerjakan melalui kerja sama dengan Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang.
Baca juga: Australia Beri Dukungan, Cricket NTT Dapat Pelatih Internasional dan Ahli Lapangan
Menurut Inche, venue tersebut diproyeksikan menjadi lapangan Cricket representatif berskala internasional pertama di NTT dan diharapkan mendapat dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
"Progresnya terus kami matangkan. Jika selesai, lapangan ini tidak hanya siap digunakan untuk PON 2028, tetapi juga menjadi pusat pelatihan nasional di kawasan Indonesia Timur sekaligus tuan rumah berbagai kejuaraan internasional," katanya.
Sebagai salah satu tuan rumah PON XXII/2028, NTT direncanakan menggelar sekitar 22 hingga 24 cabang olahraga. Cricket menjadi salah satu cabang yang diyakini memiliki peluang besar menyumbangkan medali emas bagi kontingen tuan rumah.
Karena itu, ujar Inche, PCI NTT memilih memulai seluruh tahapan persiapan sejak sekarang, bukan menunggu mendekati pelaksanaan PON.
Baca juga: Wagub Johni Asadoma Terpukau Cricket NTT Punya Segudang Prestasi
Ketua IWAPI NTT itu menyebut, PCI mengombinasikan sukses penyelenggaraan
melalui pembangunan venue internasional dan kepanitiaan yang solid, serta sukses prestasi melalui pembinaan atlet usia dini secara masif di seluruh Kabupaten dan Kota di NTT.
"Kami optimistis dengan kolaborasi Pengprov, Pengkab/Pengkot, Pemerintah Provinsi NTT, dan masyarakat, Cricket akan menjadi cabang olahraga kebanggaan yang mengharumkan nama NTT pada PON 2028," katanya. (fan)