Perjudian Pensiun Emi Martinez dan Cucurella, Siapa yang Tepati Janji di Final Piala Dunia 2026?
Dwi Setiawan July 18, 2026 10:30 PM

TRIBUNNEWS.COM – Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York New Jersey, Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB, bukan hanya menjadi pertarungan memperebutkan trofi paling bergengsi di dunia.

Laga tersebut juga bisa menjadi pertandingan terakhir di level internasional bagi dua pemain yang sama-sama melontarkan janji mengejutkan.

Kiper Argentina Emiliano Martinez dan bek kiri Spanyol Marc Cucurella sama-sama mengaku siap pensiun dari tim nasional apabila negaranya berhasil menjadi juara dunia.

Artinya, siapa pun pemenang final nanti berpotensi kehilangan salah satu pemain andalannya secara sukarela.

Bagi Emiliano Martinez, keputusan itu diambil sebagai bentuk pengorbanan demi regenerasi Timnas Argentina.

Sementara Cucurella menganggap memenangkan Euro 2024 dan Piala Dunia 2026 sudah menjadi pencapaian tertinggi yang bisa ia raih bersama La Roja.

BOLA RAKSASA PIALA DUNIA - Giant ball atau bola raksasa dipajang di lobi Hotel Aryaduta Makassar, Jalan Somba Opu, Makassar, Sulsel, Selasa (7/7/2026). Bola raksasa ini dihadirkan Aryaduta Makassar menyemarakkan Piala Dunia 2026.
BOLA RAKSASA PIALA DUNIA - Giant ball atau bola raksasa dipajang di lobi Hotel Aryaduta Makassar, Jalan Somba Opu, Makassar, Sulsel, Selasa (7/7/2026). Bola raksasa ini dihadirkan Aryaduta Makassar menyemarakkan Piala Dunia 2026. (Tribunnews.com/Tribun Timur/ Muh Abdiwan)

Terlepas dari itu, duel final antara Spanyol dan Argentina menjadi laga yang paling dinantikan pecinta sepak bola di berbagai belahan dunia, termasuk Football Enthusiast, Gigih.

Menurut Gigih, partai puncak tersebut akan berlangsung sangat menarik karena Spanyol memiliki permainan yang komplet di semua lini.

Meski demikian, Argentina dinilai tetap memiliki karakter permainan yang mampu memberikan perlawanan seimbang.

"Saya justru lebih berharap Argentina bertemu Spanyol di final," kata Gigih dalam Podcast Super Taktik Tribunnews.

"Kenapa? Bukan karena Spanyol lebih lemah, tetapi karena mereka mungkin menjadi tim dengan permainan paling lengkap saat ini."

"Namun, kalau melihat gaya bermainnya, saya menilai Argentina punya peluang lebih besar untuk mengimbangi Spanyol," tambahnya.

Baca juga: Argentina Bidik Rekor 64 Tahun, Messi Cs Selangkah Masuk Jajaran Elit di Sejarah Piala Dunia

Emi Martinez Siap Mundur Jika Argentina Juara Lagi

Emiliano Martinez kembali menjadi sosok penting di bawah mistar gawang Argentina sepanjang Piala Dunia 2026.

Kiper Aston Villa tersebut tampil konsisten mengawal pertahanan Albiceleste hingga kembali mencapai partai final.

Namun, di tengah peluang Argentina mempertahankan gelar dunia, Martinez justru melontarkan pernyataan yang mengejutkan.

Dalam wawancara bersama BPlay yang dikutip Complete Sports, penjaga gawang berusia 33 tahun itu menegaskan siap mengakhiri karier internasional apabila Argentina kembali menjadi juara dunia.

"Jika kami memenangkan dua Piala Dunia berturut-turut, itu saja, saya akan pensiun dari tim nasional. Kami harus memberi ruang bagi pemain muda lainnya," ujar Martinez.

Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan.

Martinez memang telah mencapai hampir seluruh prestasi tertinggi bersama Argentina.

Ia menjadi pahlawan saat Argentina menjuarai Copa America, Finalissima, hingga Piala Dunia 2022 di Qatar.

Kini ia hanya berjarak satu kemenangan lagi untuk membawa Argentina mencatat sejarah sebagai juara Piala Dunia dua edisi beruntun, sesuatu yang terakhir dilakukan Brasil pada 1962.

Jika itu terwujud, Martinez ingin mengakhiri kiprahnya di tim nasional saat masih berada di puncak performa.

Meski demikian, keputusan tersebut diyakini tidak akan mudah dijalankan.

Di usia 33 tahun, Martinez masih menjadi salah satu penjaga gawang terbaik dunia dan tetap menjadi pilihan utama Lionel Scaloni.

Dengan kualitas serta pengalaman yang dimiliki, banyak pihak menilai Argentina masih membutuhkan sosoknya dalam beberapa tahun ke depan.

Cucurella Siap Tinggalkan La Roja

Di kubu Spanyol, Marc Cucurella juga melontarkan janji serupa.

Bek kiri berusia 27 tahun itu menyatakan siap pensiun dari Timnas Spanyol apabila mampu mengalahkan Argentina pada partai final.

Menurut Cucurella, keberhasilan meraih gelar Euro 2024 dan Piala Dunia 2026 akan menjadi penutup sempurna perjalanan internasionalnya.

Dalam wawancara dengan L'Equipe, pemain yang tampil penuh di seluruh laga Spanyol selama Piala Dunia 2026 itu mengatakan dirinya tak memiliki target lain apabila sukses menjadi juara dunia.

"Jika kami memenangkan Piala Dunia, saya akan menelepon Luis de la Fuente keesokan harinya dan mengatakan kepadanya untuk tidak lagi mengandalkan saya karena saya akan pensiun dari tim nasional," kata Cucurella.

"Dengan Kejuaraan Eropa dan Piala Dunia, saya tidak bisa berbuat lebih baik lagi."

Ucapan tersebut cukup mengejutkan mengingat Cucurella masih berada pada usia emas seorang pesepak bola.

Jika pensiun pada usia 27 tahun, ia akan mengakhiri karier internasionalnya jauh lebih cepat dibanding mayoritas pemain elite Eropa.

Tak hanya soal pensiun, Cucurella juga membuat taruhan pribadi lainnya.

Bek berambut ikal tersebut berjanji akan mengabadikan wajah pelatih Luis de la Fuente dalam bentuk tato apabila Spanyol berhasil menjadi juara dunia.

Dalam wawancaranya bersama Fox Sports, Cucurella mengaku ingin memberikan penghormatan khusus kepada sosok pelatih yang membawa Spanyol kembali menjadi kekuatan utama sepak bola dunia.

"Saya akan membuat tato kecil wajah manajer Spanyol Luis de la Fuente di bisep saya jika kami memenangkan Piala Dunia," janji Cucurella lainnya.

Namun, itu bukan satu-satunya janji yang masih menghantui Cucurella.

Sebelumnya, ia juga sempat berjanji akan mencukur rambut ikoniknya apabila suatu hari bergabung dengan Real Madrid.

Janji tersebut hingga kini masih belum terealisasi.

Dengan demikian, final Piala Dunia 2026 bukan hanya akan menentukan siapa raja sepak bola dunia berikutnya, tetapi juga berpotensi menjadi panggung perpisahan dua pemain penting yang rela menutup perjalanan internasional mereka di puncak kejayaan.

Meski demikian, bukan tidak mungkin janji tersebut hanya berakhir sebagai ucapan tanpa benar-benar diwujudkan.

Kita lihat saja ucapan mana yang akan ditepati antara Emi Martinez dan Cucurella.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.