TRIBUNNEWSSULTRA, KENDARI- Fenomena pusaran angin kencang atau waterspout terpantau terjadi di perairan Lasolo Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) Kamis (16/7/2026) kemarin.
Masyarakat pesisir dan nelayan diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi bahaya yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem tersebut.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, menjelaskan bahwa fenomena waterspout secara teknis merupakan pusaran angin yang berpusat di atas perairan.
Secara meteorologis, karakteristik fisik fenomena ini serupa dengan puting beliung yang terjadi di daratan.
Lebih lanjut, Faizal memaparkan bahwa terbentuknya waterspout dipicu oleh pertumbuhan awan badai cumulonimbus yang sangat aktif dan pekat di atmosfer.
Proses ini diawali dengan tersedotnya arus udara hangat yang naik dengan cepat ke dalam sistem awan.
Baca juga: Program Bedah Rumah di Konawe Utara, Dinas PKP, Mahasiswa KKN IAIN Kendari, Pemdes Kebut Data RTLH
Aliran udara tersebut menarik pusaran angin di sekitarnya, kemudian membentuk corong vertikal yang memanjang hingga menyentuh permukaan laut.
Fenomena ini merupakan indikator adanya ketidakstabilan atmosfer yang ekstrem.
Mengingat besarnya energi yang dihasilkan oleh pusaran angin ini, Faizal menekankan potensi kerusakan yang dapat ditimbulkan, terutama bagi kapal-kapal berukuran kecil yang sedang melintas atau bersandar di sekitar lokasi kejadian.
Selain itu, terdapat potensi risiko pergeseran fenomena dari perairan menuju daratan, yang akan berubah menjadi puting beliung.
"Masyarakat di sekitar pesisir dan nelayan sangat diimbau untuk tidak mendekati lokasi kejadian dan segera mencari tempat berlindung yang kokoh dan aman apabila melihat tanda-tanda kemunculannya," tegas Faizal.
Sementara itu, Fenomena alam ini pertamakali diketahui usai salah satu warga Faizal Habibie mengunghah kejadian tersebut di akun media sosialnya.
Faizal bilang sebelum kejadian, sempat terjadi hujan deras.
"Tidak lama, setelah hujan reda, munculmi itu," katanya. (*)
(TribunnewsSultra/Sugi Hartono)