Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo
TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Pelatih PSN Ngada, Kletus Gabhe, menilai Spanyol dan Argentina memiliki karakter permainan yang berbeda, tetapi sama-sama layak menjadi kandidat juara Piala Dunia 2026. Jika kedua tim bertemu di partai final, ia meyakini pertandingan akan berlangsung sengit karena masing-masing memiliki keunggulan tersendiri.
Menurut Kletus, Spanyol dikenal sebagai tim yang konsisten dalam menerapkan filosofi permainan. Tim berjuluk La Roja itu mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan struktur dan disiplin taktik yang tetap terjaga sepanjang laga.
"Spanyol itu benar-benar tim yang sangat mengontrol permainan. Mereka bisa mendikte lawan, bermain dengan konsep dan struktur yang terus terjaga dari awal sampai akhir, serta jarang keluar dari pakem," ujar Kletus, Sabtu (18/7/2026).
Baca juga: Kletus Gabhe : Prancis vs Inggris Laga Formalitas, Jagokan The Three Lions Raih Posisi Ketiga
Ia menilai salah satu kekuatan utama Spanyol adalah konsistensi permainan sejak fase grup hingga babak akhir turnamen.
"Mereka luar biasa karena dari fase grup sampai final mereka tidak pernah kebobolan. Itu menjadi salah satu kelebihan Spanyol," katanya.
Di sisi lain, Kletus menilai Argentina memiliki keunggulan dalam kemampuan beradaptasi terhadap berbagai situasi pertandingan.
"Argentina adalah tim yang sangat adaptable. Mereka memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan situasi lawan," ujarnya.
Baca juga: Warga Dusun Ili Kangae Sikka NTT Nobar Piala Dunia 2026
Pengamatan itu, kata Kletus, didasarkan pada rekaman pertandingan Argentina sepanjang Piala Dunia 2022 yang ia pelajari. Menurutnya, pelatih Lionel Scaloni selalu menyesuaikan strategi sesuai karakter lawan.
"Saya punya rekaman penuh tujuh atau delapan pertandingan Argentina di 2022, dari penyisihan grup sampai final. Saya menemukan bahwa Scaloni tidak pernah bermain dengan pakem yang sama di setiap pertandingan, dia selalu berubah-ubah," ungkapnya.
Kemampuan Scaloni membaca jalannya pertandingan, lanjut Kletus, membuat Argentina tampil fleksibel dan mampu menemukan solusi ketika menghadapi lawan dengan gaya bermain yang berbeda.
Apabila Spanyol dan Argentina bertemu di final Piala Dunia 2026, Kletus memperkirakan pertandingan akan menjadi ujian bagi kedua tim.
"Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang menarik. Spanyol akan benar-benar diuji oleh Argentina yang mampu membuat perubahan-perubahan, bahkan nanti di menit-menit krusial," katanya.
Meski menilai peluang kedua tim sama besar, Kletus mengaku berharap Argentina mampu keluar sebagai juara.
"Argentina mampu memenangkan pertandingan. Saya berharap Argentina menang," ucapnya.
Ia menambahkan, kualitas kedua tim membuat sulit menemukan kelemahan yang mencolok. Karena itu, final Piala Dunia 2026 berpotensi menghadirkan pertandingan yang dramatis, sebagaimana final Piala Dunia 2022.